banner 728x250
Palu  

Nizar Rahmatu Selaku Ketua PB Alkhairaat Sulteng Apresiasi Supratman Gunakan Hak Diskresi

Ketua Utama Alkhairat Pusat,Habib Alwi Bin Sagaf Aldjufri menyerahkan buku Guru Tua kepada Menteri Hukum RI,Supratman Andi Agtas di acara Haul ke 57. (12/04/2025)Foto.AZ

Palu,Updatesulawesi – Langkah taktis dan berani Menteri Hukum Republik Indonesia DR Supratman Andi Agtas yang akan menggunakan hak diskresi untuk mengesahkan status badan hukum PB Alkhairaat serta akan mempercepat penganugerahan gelar Pahlawan Nasional kepada tokoh kharismatik Habib Idrus Bin Salim Aljufri atau Guru Tua, mendapat respon dan apresiasi dari Ketua Pengurus Besar (PB) Alkhairaat Sulawesi Tengah M. Nizar Rahamatu, SSos. AIFO.

Menurut Nizar Rahmatu, ini harapan besar seluruh masyarakat Sulteng, sebagai bentuk penghargaan atas dedikasi dan jasa-jasanya Guru Tua terhadap bangsa dan negara ini.

banner 728x90

Komiten dan perjuang Supratman Andi Agtas yang nota bene putra daerah Sulteng ini kata Nizar akan menjadi tinta sejarah, dimana saat beliau menjabat sebagai Menteri Hukum Republik Indonesia telah berhasil mewujudkan mimpi besar masyarakat Negeri Seribu Megalit Provinsi Sulteng dalam menetapkan serta memberikan penganugerahan kepada Habib Idrus Bin Salim Aljufri.

Baca berita lainnya :  Disdikbud Parigi Moutong Tanggapi Arahan Bupati Soal Fasilitas dan Insentif Guru Daerah Terpencil

” Harus kita apresiasi langkah taktis dan berani Menteri Hukum yang Insya Allah di bulan November, Guru Tua kita resmi dianugerahi gelar pahlawan nasional,” ungkap Nizar Rahmatu, Minggu 13 April 2025.

Bahkan kata Nizar Rahmatu, sebagai bagian dari tanggung jawabnya, Supratman Andi Agtas telah mengambil langkah-langkah konkret terkait status kewarganegaraan Guru Tua, yang merupakan syarat penting dalam proses pengajuan gelar Pahlawan Nasional tersebut.

Baca berita lainnya :  H1 Operasi Keselamatan, Polda Sulteng : Kesadaran Tertib Berlalulintas Masih Kurang

Nizar Rahmatu menegaskan, bahwa Sayyid Idrus bin Salim Al-Jufri, memiliki kontribusi besar dalam dunia pendidikan dan sosial di Indonesia, khususnya di Sulawesi Tengah.

Beliau dikenal sebagai pendiri Alkhairaat, lembaga pendidikan Islam terbesar di kawasan Indonesia Timur yang telah mencetak banyak cendekiawan dan tokoh bangsa.

Baca berita lainnya :  Terima Bantuan Saprodi Pemkab Parigi Moutong Dukung Program Pemrov Sulteng

“Perjuangan Guru Tua bukan hanya dalam bidang pendidikan, tetapi juga dalam membangun karakter bangsa dan mencerdaskan kehidupan masyarakat. Jasa beliau sangat layak untuk mendapatkan penghargaan tertinggi dari Negara,” pungkasnya.

Total Views: 379

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!