Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
Parigi Moutong

Dua Tokoh Parimo Dukung Penamaan Kodam XXIII/RAJA TOMBOLOTUTU di Sulawesi Tengah

×

Dua Tokoh Parimo Dukung Penamaan Kodam XXIII/RAJA TOMBOLOTUTU di Sulawesi Tengah

Sebarkan artikel ini
Kanan : Ariesto Ketua Karang Taruna Kabupaten Parimo,Tengah : Brigadir Jenderal TNI Dody Triwinarto Ketua Taekwondo Provinsi Sulteng,Kiri Ketua Lamahu Parimo,Moh Rifai Pakaya.Dok.AZ tahun 2024.

Parimo,Updatesulawesi — Dukungan terhadap penamaan Kodam XXIII di Sulawesi Tengah dengan nama Kodam XXIII/RAJA TOMBOLOTUTU terus mengalir dari berbagai elemen masyarakat.

Kali ini, dukungan datang dari dua organisasi besar di Kabupaten Parigi Moutong (Parimo), yakni LAMAHU dan Karang Taruna.

Ketua LAMAHU Parimo, Moh. Rifai Pakaya, menyatakan bahwa penamaan Kodam XXIII dengan nama Raja Tombolotutu adalah bentuk penghormatan terhadap pahlawan nasional pertama asal Sulawesi Tengah.

Selain itu, Raja Tombolotutu juga memiliki sejarah perjuangan yang erat kaitannya dengan wilayah Mandar, Sulawesi Barat, yang memperkuat semangat persatuan antar daerah di kawasan timur Indonesia.

Baca berita lainnya :  Gubernur Sulteng Dorong Pembentukan Dinas Damkar Mandiri

“Nama Raja Tombolotutu bukan hanya representasi dari nilai-nilai kepahlawanan di Sulawesi Tengah, tetapi juga simbol sejarah dan persatuan. LAMAHU Parigi Moutong mendukung sepenuhnya penamaan Kodam XXIII dengan nama Kodam XXIII/RAJA TOMBOLOTUTU sebagai bentuk penghormatan terhadap pahlawan daerah,” tegas Moh. Rifai Pakaya.

Dukungan serupa juga disampaikan oleh Ketua Karang Taruna Kabupaten Parimo, Ariesto, S.Pd., MAP.

Baca berita lainnya :  Gubernur Sulteng Bentuk Satgas Tambang,Tertibkan Ilegal Mining

Ia menyebut bahwa semangat perjuangan Raja Tombolotutu patut dijadikan teladan bagi generasi muda, khususnya dalam membangun semangat kebangsaan dan patriotisme.

“Sebagai organisasi kepemudaan, kami menilai bahwa penamaan ini sangat tepat. Ini bukan hanya bentuk penghormatan, tetapi juga warisan semangat perjuangan yang harus terus dikenang dan diteladani oleh generasi muda,” kata Ariesto.

Keduanya berharap pemerintah pusat dan TNI dapat mempertimbangkan usulan ini secara serius, mengingat pentingnya mengangkat nama-nama pahlawan daerah sebagai simbol identitas dan kebanggaan nasional.

Baca berita lainnya :  Oknum Polisi ED Diduga Leluasa Main Tambang Ilegal di Sausu, Pasok Solar Subsidi ke Gunung Manggalapi

Sebagai informasi, rencana pembentukan Kodam XXIII di Sulawesi Tengah menjadi perhatian berbagai pihak, seiring dengan upaya penguatan sistem pertahanan wilayah di kawasan timur Indonesia.

Nama RAJA TOMBOLOTUTU dinilai layak diabadikan sebagai simbol sejarah perjuangan rakyat Sulteng yang selama ini belum banyak mendapatkan tempat dalam narasi nasional.

Total Views: 1643
Example 728x90

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *