Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
Polri,

Kades Sipayo Dipanggil Polres Parimo,Atas Dugaan Pungli PETI

×

Kades Sipayo Dipanggil Polres Parimo,Atas Dugaan Pungli PETI

Sebarkan artikel ini
Bupati dan Wabup Parimo, Erwin-Sahid -Kiri,Wakil Ketua PN Parigi, Ketua PA Parigi,Kanan Ketua DPRD,Kapolres dan Kajari.(02/09).Foto.AZ

Parimo,Updatesulawesi.id – Kepala Desa (Kades) Sipayo, Kecamatan Sidoan, Nurdin Ilo Ilo, kini terseret persoalan hukum setelah diduga terlibat praktik pungutan liar (pungli) terkait aktivitas Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di wilayahnya.

Nurdin dipanggil oleh penyidik Polres Parigi Moutong (Parimo) untuk menjalani pemeriksaan, menyusul ramainya pemberitaan media lokal yang menyoroti kasus tersebut.

Bahkan, Bupati Parimo, Erwin Burase, sebelumnya telah melayangkan teguran resmi kepada sang kades.

Baca berita lainnya :  Polres dan Pemkab Parigi Moutong Bentuk Satgas KBN di Bantaya

Dugaan pungli ini mencuat setelah beredar dokumen musyawarah antara Pemerintah Desa Sipayo, warga, dan pemilik alat berat yang beroperasi di lokasi PETI.

Dalam dokumen yang ditandatangani serta distempel pihak desa itu, terdapat lima poin kesepakatan.

Dua di antaranya mewajibkan pengusaha PETI menyetor kontribusi sebesar Rp10 juta per unit excavator, serta pemberlakuan setoran yang sama bagi penambang baru yang ingin beroperasi.

Meskipun dirinya telah melakukan pembatalan terhadap surat tersebut,tetapi tidak dapat menggurkan unsur pidana.

Baca berita lainnya :  Polda Sulteng Perintahkan Jajaran Tindak Pemodal PETI di Parigi Moutong Yang Catut Nama Wakapolda

Sekaitan dengan itu,Kapolres Parimo, AKBP Hendrawan Agustian Nugraha, membenarkan pemanggilan tersebut.

“Karena ada surat yang ramai diberitakan, kita lakukan klarifikasi. Hari ini pemeriksaan berlangsung, tapi hasilnya belum bisa disampaikan karena masih proses,” ungkap Hendrawan usai menghadiri rapat koordinasi Forkopimda di kantor bupati, Selasa (2/9).

Ia menegaskan, pihaknya tidak akan segan menindak siapapun yang terbukti terlibat dalam aktivitas ilegal tersebut.

Baca berita lainnya :  Kapolres Parigi Moutong Turun Tangan,PETI Desa Tombi Diselidiki

“Siapapun itu akan kami lakukan tindakan. Di belakang Mako Polres Parimo sudah ada alat berat yang kami tahan. Bukan kami diam, tapi kami masih melakukan penyelidikan agar bos PETI tidak kabur,” tegasnya.

Ia juga memastikan akan menggelar konferensi pers untuk membeberkan kasus-kasus tambang ilegal yang saat ini ditangani Polres Parimo.

“Akan kami rilis kasus yang berkaitan dengan tambang ilegal,” pungkas Hendrawan.

Total Views: 251
Example 728x90

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *