banner 728x250

Polemik Awal 2026 : Cleaning Service RSUD Anuntaloko Mogok Kerja ,Erwin Burase Belum Terima Laporan

Bupati Parigi Moutong, Erwin Burase saat di temui awak media.Jumat,(02/01).Foto.MR.Pakaya

Parimo, Updatesulawesi.id– Aksi mogok kerja petugas kebersihan (cleaning service) mengguncang pelayanan di RSUD Anuntaloko, Kabupaten Parigi Moutong.

Puluhan pekerja memilih menghentikan aktivitas sebagai bentuk protes atas dugaan pemotongan honor dan ketidakpastian upah oleh pihak ketiga, PT Sarawako.

banner 728x90

Berdasarkan keterangan para pekerja, honor bulanan yang sebelumnya diterima sebesar Rp1.500.000 dipangkas menjadi Rp1.300.000 tanpa penjelasan yang jelas.

Tak hanya itu, sekitar 16 orang petugas kebersihan dilaporkan diberhentikan secara sepihak, memicu keresahan dan kemarahan di kalangan pekerja.

Baca berita lainnya :  Faisan Badja : Parigi Moutong Tidak Gunakan Atlet Luar Daerah

Situasi ini pun menuai sorotan tajam publik, mengingat RSUD Anuntaloko merupakan fasilitas layanan kesehatan vital.

Aksi mogok kerja berdampak langsung pada kebersihan lingkungan rumah sakit dan dikhawatirkan mengganggu pelayanan pasien.

Menanggapi polemik tersebut, Bupati Parigi Moutong,Erwin Burase mengaku belum menerima laporan resmi terkait aksi mogok dan dugaan pemotongan honor tersebut.

Ia mengaku terkejut saat mengetahui informasi itu.“Wah, itu baru saya dengar. Saya belum tahu secara rinci,” ujar Erwin usai melantik Kepala Satuan Pendidikan di Auditorium Kantor Bupati ParigiMoutong.Jumat,(02/01)

Baca berita lainnya :  Lumpur Tambang Kayuboko Diduga Rusak 2000 Terumbu Karang di Parimo

Meski demikian, ia membuka ruang bagi para pekerja untuk menyampaikan keluhan secara langsung kepada pemerintah daerah.

“Kalau ada keluhan, silakan datang ke kantor. Apabila ada hal yang tidak sesuai aturan, silakan disampaikan. Kita pasti carikan solusinya,” tegasnya.

Erwin menekankan bahwa persoalan ketenagakerjaan tidak boleh dibiarkan berlarut-larut dan harus diselesaikan melalui mekanisme yang benar agar hak-hak pekerja tidak terabaikan.

Baca berita lainnya :  200 Calon Jamaah Haji Asal Parigi Moutong Siap Diberangkatkan ke Asrama Haji Palu

“Insya Allah, kalau memang ada persoalan seperti itu, saya tunggu mereka datang. Nanti akan kita sesuaikan dengan aturan dan kemampuan keuangan daerah,” tambahnya.

Ia juga meminta agar para pekerja datang ke kantor pada 5 Januari mendatang setelah aktivitas pemerintahan kembali normal, guna duduk bersama dan mencari jalan keluar terbaik.

Total Views: 369

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!