
Parimo, Updatesulawesi.id – Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) menyalurkan bantuan berupa 10 unit mesin pompa air (alkon) kepada Karang Taruna Kelurahan Bantaya.
Bantuan tersebut merupakan inisiatif langsung dari Gubernur Sulawesi Tengah sebagai bentuk kepedulian terhadap kebutuhan masyarakat, khususnya di wilayah pesisir yang memiliki potensi kerawanan bencana.
Penyerahan bantuan dilakukan kepada Ketua Karang Taruna Kelurahan Bantaya, Moh Rifai Pakaya. Adapun pengelolaan dan pemanfaatannya berada di bawah koordinasi Lurah Bantaya agar dapat digunakan secara tepat sasaran.
Mesin pompa air alkon ini diharapkan dapat dimanfaatkan secara maksimal untuk mendukung kegiatan kemasyarakatan, terutama dalam pemberdayaan pemuda. Selain itu, alat tersebut juga dapat digunakan dalam berbagai kondisi, termasuk saat menghadapi situasi darurat maupun kebencanaan.
Kepala Bidang Kelembagaan Dinas PMD Provinsi Sulawesi Tengah, Regina Aspira, menyampaikan bahwa bantuan yang diberikan telah melalui proses seleksi dan merupakan produk dengan kualitas yang terjamin.
“Mesin pompa air ini bukan produk sembarangan. Kami memastikan kualitasnya baik karena diperuntukkan langsung bagi kebutuhan masyarakat,” ujarnya, Sabtu (11/01/2025).
Regina menjelaskan bahwa Kelurahan Bantaya menjadi satu-satunya wilayah yang menerima bantuan kelembagaan berupa mesin alkon pada kesempatan tersebut. Penetapan ini didasarkan pada tingkat kebutuhan yang dinilai cukup mendesak.
“Letak Bantaya yang berada di kawasan pesisir menjadikannya wilayah yang rawan bencana. Oleh karena itu, diperlukan peralatan pendukung untuk kesiapsiagaan. Hari ini kami bersyukur dapat menyerahkan bantuan ini langsung kepada Karang Taruna dan pihak kelurahan,” jelasnya.
Ia berharap keberadaan 10 unit mesin pompa air tersebut dapat membantu masyarakat dalam menghadapi berbagai kemungkinan, seperti banjir maupun kondisi darurat lainnya.
“Kita tentu berharap tidak terjadi bencana. Namun, jika sewaktu-waktu dibutuhkan, setidaknya masyarakat sudah memiliki peralatan yang dapat dimanfaatkan,” tutup Regina.







