banner 728x250

Permintaan Warga Direspons Cepat, BPBD Parigi Moutong Lengkapi Alkon

Plt.Kalak BPBD Parigi Moutong, Rivai.ST didampingi Kabid Pencegahan dan Kesiapsiagaan ,Mohammad Ikbal saat menyerahkan bantuan 150 meter selang pemadam kebakaran kepada Ketua FPRB Kelurahan Bantaya. (Foto: Achmad Dani)

Parimo,Updatesulawesi.id – Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Parigi Moutong, Rivai, ST, merespons cepat aspirasi Ketua Karang Taruna Kelurahan Bantaya, Moh. Rifai Pakaya, terkait kelengkapan bantuan mesin pompa air (alkon) dari Gubernur Sulawesi Tengah.

Moh. Rifai Pakaya, yang juga menjabat sebagai Ketua Forum Pengurangan Risiko Bencana (FPRB) Kelurahan Bantaya, mengusulkan agar bantuan sebanyak 10 unit alkon tersebut dilengkapi dengan selang penyemprot guna memaksimalkan pemanfaatannya di lapangan.

banner 728x90

Ia menilai, keberadaan selang semprot sangat krusial, terutama untuk mendukung upaya pemadaman kebakaran serta penanganan kondisi darurat kebencanaan di wilayah pesisir Kelurahan Bantaya.

Baca berita lainnya :  Dinsos Parimo Akui LPKS ABH Siniu Kekurangan Tenaga Psikolog dan Psikolog Klinis

Menanggapi hal tersebut, Rivai, ST menyampaikan bahwa BPBD Parigi Moutong langsung menindaklanjuti permintaan tersebut tanpa menunda waktu, mengingat kebutuhan tersebut bersifat mendesak dan berkaitan langsung dengan keselamatan masyarakat.

“Kami langsung menunaikan permintaan tersebut karena sifatnya sangat mendesak dan memang dibutuhkan masyarakat. Alkon tanpa selang tentu tidak akan maksimal saat digunakan di lapangan,” ujar Rivai, ST saat dikonfirmasi, Senin (12/01).

Baca berita lainnya :  Sumur Kering, Sungai Tercemar: DPRD Soroti Dampak Parah Tambang Emas Buranga

Sebagai bentuk tindak lanjut konkret, BPBD Parigi Moutong menyerahkan bantuan tambahan berupa 150 meter selang semprot pemadam kebakaran untuk melengkapi alkon yang sebelumnya telah disalurkan oleh Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD).

Rivai menegaskan, langkah tersebut merupakan bagian dari komitmen BPBD Parigi Moutong dalam memperkuat kapasitas dan kesiapsiagaan masyarakat, khususnya organisasi kepemudaan dan relawan kebencanaan di tingkat kelurahan.

Baca berita lainnya :  Rusno Tanriono: Empat Kali Pembangunan Irigasi Palasa Gagal

“Karang Taruna dan FPRB merupakan mitra strategis BPBD. Ketika mereka bergerak cepat di lapangan, maka pemerintah juga harus responsif dalam mendukung kebutuhan penanganan dan pengurangan risiko bencana,” tegasnya.

Total Views: 48

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!