
Parimo, Updatesulawesi.id – Bupati Parigi Moutong, H. Erwin Burase melakukan kunjungan kerja sekaligus meresmikan sejumlah sekolah yang telah menyelesaikan proses revitalisasi, Jumat (06/02). Peresmian tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas sarana pendidikan.
Dalam kunjungan tersebut, Bupati didampingi Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Hairudin, Plt Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Sunarti, Kabag Prokopim Muhammad Rain Abdullah, serta tim terkait.
Bupati Erwin Burase menyampaikan bahwa revitalisasi fasilitas pendidikan merupakan bagian dari program prioritas nasional yang sejalan dengan Asta Cita Presiden Republik Indonesia, khususnya dalam penguatan sektor pendidikan.
Ia menilai peningkatan sarana dan prasarana sekolah sangat penting dalam menciptakan lingkungan belajar yang nyaman dan mendukung peningkatan kualitas pendidikan di daerah.
“Alhamdulillah setelah kita melihat langsung kondisi sekolah yang telah direvitalisasi, diharapkan fasilitas yang lebih baik ini dapat membuat siswa belajar dengan lebih nyaman sehingga mutu pendidikan di Parigi Moutong terus meningkat,” ujar Bupati saat meresmikan SD Inpres 3 Kayu Agung.
Selain SD Inpres 3 Kayu Agung, Bupati juga meresmikan sejumlah sekolah lainnya, yakni SMP Negeri Tomini, SD Negeri Ulatan, serta SD Inpres 2 Bobalo.
Bupati menambahkan, kunjungan serupa akan terus dilakukan ke sekolah-sekolah lainnya. Mengingat luas wilayah Kabupaten Parigi Moutong, pelaksanaan kunjungan akan dibagi berdasarkan wilayah, yakni bagian selatan, tengah, dan utara.
Usai peresmian, Bupati turut meninjau langsung setiap ruang kelas dan fasilitas sekolah. Ia juga memberikan arahan kepada pihak sekolah agar menjaga dan merawat fasilitas yang telah dibangun sehingga dapat dimanfaatkan dalam jangka panjang.
Sementara itu, Plt Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Parigi Moutong, Sunarti, menjelaskan bahwa seluruh proses revitalisasi telah melalui pengawasan ketat guna memastikan kualitas bangunan memenuhi standar teknis pendidikan.
Ia optimistis, peningkatan sarana dan prasarana pendidikan akan berdampak positif terhadap mutu pembelajaran di masa mendatang.
“Insya Allah ke depan sarana dan prasarana pendidikan di Parigi Moutong akan semakin baik, sehingga kualitas pendidikan dapat berjalan seimbang dengan peningkatan fasilitas yang tersedia,” jelasnya.
Pada kesempatan tersebut, pihak sekolah juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong atas perbaikan fasilitas pendidikan. Mereka berharap sarana yang lebih memadai dapat menunjang proses belajar mengajar menjadi lebih efektif dan nyaman bagi siswa.








