
Parimo, Updatesulawesi.id – Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Parigi Moutong, Faisan Lelo Badja, secara resmi menutup Turnamen Kaka Baju Hitam Abcandra Muhammad Akbar Supratman yang digelar di Lapangan Maritim Jaya, Desa Sigenti Selatan, Senin (16/02).
Turnamen tersebut berakhir dengan kemenangan Dusunan Barat Club setelah menundukkan Badai Timur FC dengan skor telak 5-1 pada partai final. Pertandingan berlangsung sengit dan disaksikan ribuan penonton yang memadati area lapangan.
Kegiatan olahraga tersebut semakin semarak dengan total bonus sebesar Rp100 juta yang difasilitasi langsung oleh Abcandra Muhammad Akbar Supratman sebagai bentuk dukungan terhadap pembinaan dan pengembangan sepak bola di daerah.
Dalam sambutannya, Faisan Lelo Badja menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya turnamen yang berjalan aman dan lancar hingga partai final. Ia menegaskan bahwa sepak bola tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga sarana mempererat silaturahmi antar masyarakat.
“Sepak bola merupakan ajang silaturahmi. Menang dan kalah adalah hal biasa dalam pertandingan. Yang terpenting adalah bagaimana kita menjaga sportivitas dan kebersamaan,” ujarnya.
Ia juga berpesan kepada tim yang belum berhasil meraih gelar juara agar tetap bersabar dan menjaga kekompakan tim. Menurutnya, turnamen tersebut dapat dijadikan sebagai motivasi untuk meningkatkan kemampuan dan semangat berlatih.
“Bagi yang belum mendapatkan predikat juara, saya berharap tetap bersabar dan terus menjaga kekompakan. Jadikan turnamen ini sebagai motivasi untuk berlatih lebih keras lagi ke depan,” tambahnya.
Lelo turut menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada seluruh panitia, perangkat pertandingan, sponsor, serta masyarakat yang telah berkontribusi menyukseskan turnamen tersebut.
“Saya mengapresiasi semua pihak yang telah bekerja keras sehingga kegiatan ini dapat berjalan sukses. Semoga kebersamaan seperti ini terus terjaga dalam setiap event olahraga di daerah kita,” katanya.
Pada kesempatan itu, Lelo juga menyampaikan permohonan maaf dari Abcandra Muhammad Akbar Supratman yang belum sempat menghadiri kegiatan penutupan turnamen. Ia menjelaskan ketidakhadiran Wakil Ketua MPR RI tersebut disebabkan adanya agenda kenegaraan yang tidak dapat ditinggalkan.
“Beliau menitipkan salam hangat untuk seluruh panitia dan peserta. Karena ada agenda kenegaraan yang tidak bisa ditinggalkan, maka beliau belum bisa bersama-sama kita pada penutupan Turnamen Kaka Baju Hitam ini,” ungkapnya.
Turnamen Kaka Baju Hitam diharapkan menjadi momentum kebangkitan sepak bola lokal sekaligus menjadi wadah positif bagi generasi muda dalam menyalurkan bakat, memperkuat sportivitas, serta menumbuhkan semangat persatuan melalui olahraga di Kabupaten Parigi Moutong.








