banner 728x250

Empat Pejabat Pemda Parigi Moutong Dikabarkan Bertarung di “Shelter” Pemprov Sulteng, Pemberkasan Berakhir 17 Februari 2026

Surat seleksi terbuka Pimpinan Tinggi Pratama Pemprov Sulteng.

Updatesulawesi.id,Parimo – Santer beredar isu empat pejabat di lingkungan Pemerintah Daerah (Pemda) Parigi Moutong akan bertarung dalam seleksi terbuka “SELTER” Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah.

Informasi tersebut mulai ramai diperbincangkan di kalangan birokrasi dan masyarakat, menyusul dinamika rotasi dan promosi jabatan di tingkat provinsi.

banner 728x90

Berdasarkan portal resmi BKPSDM Provinsi Sulawesi Tengah, tahapan pemberkasan shelter dijadwalkan berakhir pada Selasa, 17 Februari 2026 pukul 16.00 WITA.

Informasi itu semakin menguatkan kabar bahwa sejumlah pejabat dari kabupaten/kota, termasuk Parigi Moutong, tengah mengikuti proses seleksi untuk mengisi jabatan strategis di lingkup Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah.

Empat nama yang mengemuka yakni Zulfinasran, Fit Dewana, Nur Srikandi Puja, dan Mohammad Nasir.

Baca berita lainnya :  Sekum KONI Parigi Moutong Beri Motivasi ke Atlet Saat Buka Seleksi Taekwondo di Porkab VI 2025

Keempatnya merupakan pejabat aktif yang saat ini menduduki jabatan strategis di lingkup Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong.

Zulfinasran diketahui menjabat sebagai Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Parigi Moutong.

Sebagai pimpinan tertinggi ASN di daerah, ia memiliki peran sentral dalam mengoordinasikan seluruh perangkat daerah serta memastikan jalannya roda pemerintahan berjalan efektif dan efisien.

Sementara itu, Fit Dewana saat ini menjabat sebagai Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Parigi Moutong.

Di bawah kepemimpinannya, sektor koperasi serta pelaku usaha mikro kecil dan menengah terus didorong agar berkembang dan memiliki daya saing yang lebih kuat.

Adapun Nur Srikandi Puja dipercaya mengemban amanah sebagai Sekretaris DPRD (Sekwan) Kabupaten Parigi Moutong.

Baca berita lainnya :  Panen Raya Jagung Lobu Mandiri, Wabup Tekankan Peran BUMDes Lindungi Petani

Jabatan tersebut menuntut kemampuan manajerial, komunikasi, serta koordinasi yang mumpuni dalam mendukung tugas-tugas legislatif dan administrasi kelembagaan.

Sedangkan Mohammad Nasir menjabat sebagai Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Parigi Moutong.

Ia dikenal aktif mendorong optimalisasi potensi sektor kelautan dan perikanan sebagai salah satu penopang utama ekonomi masyarakat pesisir.

Isu ini mencuat seiring kebutuhan penyegaran organisasi di lingkup Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah yang disebut-sebut membuka peluang bagi pejabat potensial dari kabupaten/kota untuk mengisi sejumlah posisi strategis di tingkat provinsi.

Di lingkungan Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong sendiri, keempat nama tersebut dinilai memiliki kapasitas dan pengalaman yang mumpuni.

Baca berita lainnya :  Persiapan Pelantikan,Gubernur dan Wakil Gubernur Sulawesi Tengah Jalani Pemeriksaan Kesehatan di Jakarta

Mereka disebut sebagai pejabat dengan kemampuan serta keterampilan di atas rata-rata, baik dari sisi manajerial maupun teknis.

Sejumlah sumber internal menyebutkan bahwa peluang ini dimanfaatkan sebagai bentuk pengabdian yang lebih luas di tingkat provinsi.

“Secara kapasitas dan rekam jejak, mereka sangat layak bersaing. Tinggal bagaimana mekanisme seleksi berjalan sesuai aturan,” ujar salah satu sumber.Selasa,(17/02/2026)

Kehadiran putra-putri daerah di level provinsi diharapkan mampu membawa semangat profesionalisme serta kontribusi nyata bagi pembangunan Sulawesi Tengah secara menyeluruh, khususnya dalam memperkuat sinergi antara pemerintah kabupaten dan provinsi demi percepatan pembangunan daerah.

Total Views: 232

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!