
Parimo, Updatesulawesi.id – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) menerima laporan pada Minggu (22/02) sekitar pukul 13.30 Wita terkait insiden tenggelamnya sebuah kapal penangkap ikan di perairan Desa Bolano, Kecamatan Bolano.
Setelah dikonfirmasi oleh Plt. Kepala Pelaksana (Kalak) BPBD, dipastikan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Seluruh anak buah kapal (ABK) dilaporkan selamat.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, kapal yang tenggelam merupakan milik nelayan bernama Yeye. Kapal tersebut dikenal dengan nama “Kapal Kosong Enam” dan dilaporkan tenggelam pada Sabtu malam (21/2/2026) sekitar pukul 21.00 Wita.
Yeye mengungkapkan, dirinya baru menerima kabar kejadian sekitar pukul 22.00 Wita atau satu jam setelah insiden terjadi. Mendapat informasi tersebut, ia segera mengirimkan kapal miliknya yang lain untuk membantu proses evakuasi para ABK yang masih berada di laut.
“Alhamdulillah semua ABK saya selamat. Ada yang dibantu nelayan sekitar dan dimuat ke perahu mereka, sebagian lainnya bertahan menggunakan rakit sebelum dijemput,” ujar Yeye.
Sejumlah ABK lebih dulu dievakuasi oleh nelayan yang berada di sekitar lokasi kejadian, sementara sisanya dijemput menggunakan kapal milik Yeye lainnya. Proses penyelamatan berlangsung cepat berkat solidaritas para nelayan setempat.
Hingga kini, penyebab pasti tenggelamnya kapal masih belum diketahui. Meski demikian, insiden tersebut tidak menimbulkan korban jiwa karena seluruh ABK berhasil diselamatkan dengan sigap.








