banner 728x250

Pelajar SMP Ditemukan Meninggal Dunia di Kebun Kelapa, Polisi Lakukan Penyelidikan

(Foto: Ist)

Parimo,Updatesulawesi.id – Suasana tenang di Dusun II, Desa Avolua, Kecamatan Parigi Utara, Kabupaten Parigi Moutong, berubah menjadi duka pada Minggu pagi (1/03).

Seorang pelajar SMP berinisial AG (15) ditemukan meninggal dunia di area perkebunan kelapa milik warga.

banner 728x90

Korban yang diketahui merupakan siswa kelas III SMP dan berdomisili di Desa Avolua itu ditemukan sekitar pukul 08.00 Wita di kebun kelapa milik seorang warga bernama Iwan.

Warga yang mengetahui kejadian tersebut segera melaporkannya kepada pihak kepolisian sekitar pukul 10.00 Wita.Kabar penemuan itu dengan cepat menyebar dan membuat warga sekitar berdatangan ke lokasi.

Baca berita lainnya :  Illegal Fishing Kian Brutal, Bupati Parigi Moutong Desak Pengawasan Laut Diperkuat

Aparat kepolisian yang tiba tak lama kemudian langsung memasang garis polisi untuk mengamankan tempat kejadian perkara (TKP) serta melakukan olah TKP guna memastikan kondisi di lapangan. Kasi Humas Polres Parigi Moutong, Iptu Arbit, membenarkan adanya peristiwa tersebut.

“Benar, pada Minggu, 1 Maret 2026 sekitar pukul 10.00 Wita, kami menerima laporan dari masyarakat terkait penemuan seorang pelajar yang meninggal dunia di Dusun II Desa Avolua. Personel kami segera menuju lokasi untuk melakukan pengamanan dan olah TKP,” ujarnya.

Baca berita lainnya :  Dua Kasus di Donggala dan Buol Disetop, RJ Dinilai Penuhi Syarat Formil dan Materil

Ia menjelaskan, saat ini kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui penyebab pasti kematian korban. Sejumlah saksi telah dimintai keterangan, sementara jenazah korban juga menjalani pemeriksaan medis guna memastikan faktor penyebabnya.

“Kasus ini masih dalam tahap penyelidikan. Kami terus mengumpulkan keterangan saksi dan menunggu hasil pemeriksaan lebih lanjut,” tambahnya. Pihak kepolisian juga mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak berspekulasi atas peristiwa tersebut.

Baca berita lainnya :  Temuan Listrik Hampir Rp190 Juta di Dinkes Parigi Moutong, Pengelola Pembayaran Diganti

“Kami berharap masyarakat tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi. Percayakan penanganan kasus ini kepada pihak kepolisian agar situasi tetap kondusif,” tegasnya.

Peristiwa ini meninggalkan kesedihan mendalam bagi keluarga korban dan warga Desa Avolua. Doa dan harapan agar penyebab kejadian segera terungkap pun mengiringi proses penyelidikan yang masih berlangsung.

Total Views: 27
Editor: Gifar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!