
Parimo,Updatesulawesi.id – Bupati Parigi Moutong, H Erwin Burase, melaksanakan Safari Ramadhan 1447 Hijriah di Masjid Baitul Rahman, Desa Kasimbar, Kecamatan Kasimbar, Sabtu (07/03). Dalam kegiatan tersebut, Bupati didampingi para asisten dan sejumlah kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD).
Dalam sambutannya, Erwin Burase menyinggung kondisi efisiensi anggaran yang tengah dihadapi pemerintah daerah. Menurutnya, situasi tersebut menjadi ujian bersama sekaligus momentum bagi pemerintah untuk melakukan evaluasi program prioritas agar benar-benar menyentuh kebutuhan dasar masyarakat.
Ia juga menyampaikan bahwa setelah Hari Raya Idulfitri nanti, pemerintah daerah berencana turun langsung ke seluruh kecamatan bersama OPD untuk menyerap aspirasi masyarakat.
“Insya Allah setelah Lebaran nanti kami akan turun bersama seluruh OPD ke setiap kecamatan untuk bertemu langsung dengan tokoh masyarakat dan kepala desa, sekaligus melihat usulan-usulan yang benar-benar prioritas di masing-masing wilayah,” ujar Erwin.
Bupati juga meminta masyarakat dan pemerintah desa untuk mulai menyiapkan poin-poin usulan program prioritas yang nantinya menjadi dasar dalam penyusunan perencanaan pembangunan daerah ke depan.
Selain itu, Erwin mengungkapkan bahwa pemerintah daerah telah melakukan konsultasi dan lobi ke sejumlah kementerian guna memperoleh dukungan anggaran bagi berbagai program pembangunan di Kabupaten Parigi Moutong.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati turut menyoroti potensi komoditas durian yang dinilai memiliki peluang besar untuk mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. Ia menyebut durian Parigi Moutong memiliki kualitas yang mampu bersaing di pasar internasional.
“Durian kita ini salah satu yang terbaik. Beberapa waktu lalu kita sudah melakukan ekspor perdana langsung ke Tiongkok. Ini harus kita sambut bersama agar Parigi Moutong dikenal luas sebagai daerah penghasil durian berkualitas,” katanya.
Ia juga mengungkapkan rencana kunjungan wisatawan dari Tiongkok yang dijadwalkan tiba pada 17 April 2026 melalui penerbangan langsung dari China ke Kota Palu. Para wisatawan tersebut direncanakan akan berkunjung ke Parigi Moutong untuk menikmati durian lokal.
Menurut Erwin, informasi tersebut disampaikan langsung oleh perwakilan pihak terkait yang menyebutkan bahwa banyak masyarakat di Tiongkok telah mengenal durian yang berasal dari Parigi Moutong, meskipun selama ini dipasarkan melalui negara lain.
Tak hanya itu, pemerintah daerah juga tengah menyiapkan program pengembangan lahan durian seluas dua hektare di setiap desa yang akan tersebar di seluruh kecamatan di Kabupaten Parigi Moutong.
“Pasar durian di Tiongkok sangat besar. Saat ini pasokan dari berbagai negara baru mampu memenuhi sekitar dua persen dari kebutuhan mereka. Artinya peluang pasar masih sangat terbuka,” jelasnya.
Kegiatan Safari Ramadhan tersebut kemudian ditutup dengan penyerahan paket sembako secara simbolis kepada masyarakat Desa Kasimbar sebagai bentuk kepedulian pemerintah daerah di bulan suci Ramadhan.
















