
Parimo, Updatesulawesi.id – Bupati Parigi Moutong, H. Erwin Burase, melaksanakan Safari Ramadhan kedua di Masjid Jami Baiturrahman, Desa Tada, Kecamatan Tinombo Selatan, Minggu (08/03).
Kegiatan tersebut dihadiri sejumlah pejabat daerah, di antaranya Asisten III Setda, perwakilan BPKAD, Bappelitbangda, Dinas Ketahanan Pangan, Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Dinas Kominfo Parigi Moutong, Dinas Koperasi dan UKM, Dinas Kesehatan, Dinas PMD, Dinas Nakertrans, Bagian Umum, Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan, serta BPJS Ketenagakerjaan.
Dalam arahannya, Bupati menyoroti sistem pembayaran gaji kepala desa yang selama ini dibayarkan setiap tiga bulan sekali. Menurutnya, mekanisme tersebut dinilai kurang sesuai dengan kebutuhan para kepala desa yang menjadi ujung tombak pelayanan masyarakat di tingkat desa.
Ia mengungkapkan bahwa pemerintah daerah telah mengambil langkah untuk mengubah sistem pembayaran tersebut menjadi setiap bulan, sehingga diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan aparat desa.
“Beberapa waktu lalu saya sudah menandatangani bersama Kepala Dinas PMD terkait pembayaran gaji aparat desa dan BPD. Insya Allah mulai April nanti tidak lagi per tiga bulan, tetapi dibayarkan setiap bulan,” ujar Erwin.
Selain itu, Bupati juga menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk memperhatikan kesejahteraan pegawai syar’i yang selama ini turut berperan dalam pelayanan keagamaan di desa.
Dalam kesempatan tersebut, Erwin juga mengungkapkan rencana pemerintah daerah untuk segera menggulirkan program gas LPG 3 kilogram isi ulang gratis bagi masyarakat kurang mampu. Program tersebut ditargetkan menyasar sekitar 40 ribu kepala keluarga di Kabupaten Parigi Moutong yang masuk dalam kategori desil 1 hingga desil 4.
Pemerintah daerah, melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan, menargetkan penyaluran bantuan tersebut dapat dilakukan sekitar lima hari sebelum Hari Raya Idulfitri.
Bupati pun mengimbau para kepala desa agar memastikan akurasi data penerima bantuan, sehingga program tersebut benar-benar tepat sasaran.
Selain membahas program bantuan sosial, Erwin juga menyoroti potensi komoditas durian sebagai salah satu unggulan Kabupaten Parigi Moutong yang dinilai memiliki peluang besar untuk meningkatkan perekonomian daerah.
Menurutnya, durian Parigi Moutong telah menarik perhatian berbagai pihak, termasuk saat pemerintah daerah melakukan kunjungan ke sejumlah kementerian.
“Setiap kami berkunjung ke kementerian, mereka selalu tertarik dengan durian Parigi Moutong. Ini menunjukkan bahwa komoditas kita memiliki potensi besar untuk dikembangkan,” katanya.
Sebagai langkah konkret, pemerintah daerah tengah menyiapkan program pengembangan lahan durian minimal dua hektare di setiap desa. Program ini diharapkan dapat menjadi aset ekonomi desa sekaligus mendorong kemandirian daerah.
“Saat ini di tengah efisiensi anggaran, tidak ada pilihan lain selain memaksimalkan potensi daerah untuk meningkatkan pendapatan asli daerah,” tegasnya.
Kegiatan Safari Ramadhan tersebut juga dirangkaikan dengan penyerahan bantuan sembako, bingkisan paket Ramadhan kepada pegawai syar’i, serta penyerahan bantuan sosial dari BPJS Ketenagakerjaan kepada masyarakat di Kecamatan Tinombo Selatan.
















