Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
Peristiwa

Warga Bambalemo Digegerkan Penemuan Pria 61 Tahun Meninggal di Rumah, Polisi Pastikan Tanpa Tanda Kekerasan

×

Warga Bambalemo Digegerkan Penemuan Pria 61 Tahun Meninggal di Rumah, Polisi Pastikan Tanpa Tanda Kekerasan

Sebarkan artikel ini
Pria berinisial SK (61) yang ditemukan meninggal dunia di dalam rumahnya. (Foto: Ist)

Parimo, Updatesulawesi.id – Warga Perumahan Saunagaya, Desa Bambalemo, Kecamatan Parigi, digegerkan dengan penemuan seorang pria berinisial SK (61) yang ditemukan meninggal dunia di dalam rumahnya, Sabtu (21/03) sekitar pukul 18.40 WITA.

Korban diketahui merupakan seorang wiraswasta yang berdomisili di Jalan Trans Sulawesi, Kelurahan Kampal. Penemuan jenazah bermula dari kecurigaan warga setempat setelah korban beberapa hari tidak terlihat beraktivitas di lingkungan sekitar.

Kapolsek Parigi, IPTU Noldy W. Sualang, menjelaskan bahwa pihaknya segera merespons laporan warga dengan mendatangi lokasi bersama personel piket, Tim Inafis, serta unsur terkait untuk melakukan pengamanan dan olah tempat kejadian perkara (TKP).

Baca berita lainnya :  Karhutla Terjadi di Desa Toboli, BPBD Parigi Moutong Lakukan Kaji Cepat

“Setelah menerima informasi, kami langsung menuju lokasi untuk mengamankan TKP dan melakukan pemeriksaan bersama Tim Inafis, disaksikan oleh pihak keluarga dan pemerintah setempat,” ujarnya.

Berdasarkan kronologi, sekitar pukul 17.00 WITA, seorang tetangga korban mencoba memanggil korban untuk menghadiri undangan makan. Namun, tidak ada respons meski pintu rumah dalam kondisi tidak terkunci. Merasa ada yang tidak beres, warga kembali mendatangi rumah tersebut dan menemukan korban telah meninggal dunia di depan kamar mandi dalam kondisi tubuh membengkak.

Baca berita lainnya :  Damkar Parigi Moutong Dinilai Belum Optimal, DPRD Target Pisah dari Satpol PP 2026

Penemuan itu kemudian dilaporkan kepada aparat kepolisian melalui salah satu warga yang juga anggota Polri, sebelum akhirnya ditindaklanjuti oleh Polsek Parigi dan Polres Parigi Moutong.

Hasil olah TKP yang dilakukan Tim Inafis Polres Parigi Moutong tidak menemukan adanya tanda-tanda kekerasan maupun indikasi tindak pidana pada tubuh korban.

“Dari pemeriksaan awal, tidak ditemukan tanda kekerasan. Berdasarkan keterangan keluarga, korban juga diketahui memiliki riwayat sakit,” jelas Kapolsek.

Keluarga korban menyebutkan, almarhum telah lama tinggal seorang diri sejak istrinya meninggal dunia sekitar empat tahun lalu. Dalam beberapa waktu terakhir, korban juga kerap mengalami gangguan kesehatan seperti batuk dan flu.

Baca berita lainnya :  Tenaga Minim, Keamanan Rawan: Keluhan Perawat Ongka Malino Mengemuka di Paripurna

Meski tidak ditemukan indikasi kekerasan, pihak kepolisian tetap melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab pasti kematian. Sementara itu, keluarga korban menolak dilakukan visum maupun autopsi dan telah membuat pernyataan resmi.

Jenazah korban kini telah diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan.

Kapolsek Parigi turut mengimbau masyarakat agar segera melaporkan kepada pihak berwenang jika menemukan kejadian serupa atau hal-hal mencurigakan di lingkungan sekitar, guna menjaga situasi keamanan dan ketertiban tetap kondusif.

Total Views: 3
Example 728x90

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *