
Parimo,Updatesulawesi.id – Wakil Bupati Parigi Moutong, Abdul Sahid, secara resmi membuka kegiatan Perkemahan Penggalang Kwartir Ranting (Kwaran) Parigi yang dipusatkan di Bumi Perkemahan SMP Negeri 2 Parigi, Jumat (12/12).
Kegiatan kepramukaan tersebut diikuti ratusan siswa tingkat Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) dari berbagai sekolah yang berada di wilayah Kecamatan Parigi.
Dalam sambutannya, Wakil Bupati Abdul Sahid menegaskan bahwa perkemahan penggalang memiliki peran strategis dalam membentuk karakter generasi muda yang mandiri, disiplin, dan memiliki jiwa kepemimpinan sejak dini.
Menurutnya, Gerakan Pramuka merupakan sarana pendidikan nonformal yang efektif dalam menanamkan nilai-nilai kebangsaan dan kepribadian positif bagi anak-anak di tengah tantangan perkembangan zaman.
“Pramuka adalah wadah pendidikan karakter terbaik bagi anak-anak. Di sinilah ditanamkan nilai kejujuran, keberanian, solidaritas, serta rasa cinta terhadap tanah air,” ujar Abdul Sahid.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada panitia pelaksana, para pembina Pramuka, serta seluruh pihak yang telah bekerja keras menyiapkan dan menyukseskan kegiatan perkemahan tersebut.
Abdul Sahid menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong untuk terus mendorong penguatan karakter generasi muda melalui berbagai program pembinaan, khususnya kegiatan kepramukaan.
“Di tengah pesatnya perkembangan teknologi, pembinaan karakter melalui Pramuka menjadi sangat penting agar anak-anak kita tetap memiliki nilai moral dan sosial yang kuat,” jelasnya.
Melalui kegiatan perkemahan, lanjutnya, para peserta dapat belajar hidup mandiri, bertanggung jawab, menumbuhkan kepedulian sosial, serta meningkatkan kemampuan bekerja sama dalam kelompok.
“Kegiatan ini juga menumbuhkan kecintaan terhadap alam, keberanian menghadapi tantangan, dan memperkuat semangat kebangsaan,” tambahnya.
Ia berharap perkemahan penggalang tersebut dapat menjadi wahana pembentukan mental yang tangguh sekaligus memberikan pengalaman berharga yang dapat dikenang oleh seluruh peserta.
Dalam pesannya kepada peserta, Abdul Sahid mengajak seluruh Pramuka Penggalang untuk memanfaatkan momentum perkemahan sebagai ajang belajar, menjalin persahabatan, dan menampilkan kreativitas.
“Tunjukkan bahwa Pramuka Penggalang Parigi Moutong adalah generasi yang kuat, kreatif, dan berkarakter. Jadikan setiap kegiatan sebagai pengalaman berharga untuk masa depan,” pesannya.
Menutup sambutannya, ia mengingatkan agar nilai-nilai Dasa Darma Pramuka senantiasa dijadikan pedoman dalam kehidupan sehari-hari demi meraih masa depan yang lebih cerah.








