
Parimo, Updatesulawesi.id – Suasana pendidikan di Kabupaten Parigi Moutong bersiap memasuki babak baru. Pemerintah melalui kebijakan nasional mulai menerapkan Tes Kemampuan Akademik (TKA) sebagai standar pengukuran kemampuan siswa, khususnya bagi mereka yang menempuh jalur prestasi.
Kebijakan yang tertuang dalam Peraturan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Permendikdasmen) Nomor 9 Tahun 2025 ini menjadi langkah strategis dalam menilai kompetensi akademik siswa secara lebih terarah, terutama pada aspek literasi dan numerasi yang kini menjadi fondasi utama pembelajaran.
Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Parigi Moutong pun mulai bersiap menyambut penerapan aturan baru tersebut. Kepala Bidang Pendidikan Dasar, Ibrahim, mengungkapkan bahwa pihaknya tengah mematangkan sejumlah tahapan awal sebelum TKA diberlakukan secara penuh.
Menurutnya, proses pendataan ulang siswa menjadi langkah pertama yang harus dilakukan guna memastikan kesiapan peserta pada setiap satuan pendidikan di bawah naungan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Parigi Moutong.
“Peserta TKA merupakan siswa pada kelas akhir. Untuk jenjang SD yakni kelas VI, sedangkan SMP kelas IX,” ujar Ibrahim saat ditemui di ruang kerjanya, Kamis (22/1/2026).
Berbeda dari pola evaluasi sebelumnya yang mencakup banyak mata pelajaran, TKA justru lebih menitikberatkan pada dua bidang utama, yakni Matematika dan Bahasa Indonesia. Pemilihan dua mata pelajaran tersebut bukan tanpa alasan. Keduanya dinilai sebagai indikator utama dalam mengukur kemampuan berpikir logis serta pemahaman literasi siswa.
“Dua mata pelajaran ini menjadi penguatan utama dalam mengukur kemampuan numerasi dan literasi siswa,” jelasnya.
Dalam tahapan pelaksanaannya, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Parigi Moutong telah menyusun jadwal secara bertahap. Pendaftaran peserta TKA untuk jenjang SD dan SMP/sederajat dibuka sejak 19 Januari hingga 28 Februari 2026. Setelah itu, siswa akan mengikuti tahapan simulasi sebagai bentuk persiapan menghadapi pelaksanaan ujian sesungguhnya.
Simulasi TKA dijadwalkan berlangsung pada 28 Februari hingga 1 Maret 2026. Sementara itu, untuk peserta Paket A setara SD, simulasi akan digelar pada 2 hingga 8 Maret 2026, dilanjutkan dengan tahapan gladi pada 9 hingga 17 Maret 2026.
Puncak pelaksanaan TKA sendiri direncanakan berlangsung pada April 2026. Momentum ini diharapkan tidak hanya menjadi alat ukur kemampuan akademik siswa, tetapi juga menjadi refleksi kesiapan dunia pendidikan dalam mencetak generasi yang unggul, adaptif, dan kompetitif di masa depan.








