Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
Pmerintah Daerah

Bupati Parigi Moutong Dorong Sinergi PKK dan Bunda PAUD, Fokus Cetak Generasi Sehat dan Berkualitas

×

Bupati Parigi Moutong Dorong Sinergi PKK dan Bunda PAUD, Fokus Cetak Generasi Sehat dan Berkualitas

Sebarkan artikel ini
(Foto: Diskominfo Parigi Moutong)

Parimo, Updatesulawesi.id – Komitmen memperkuat pembangunan sumber daya manusia kembali ditegaskan Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong melalui pelantikan Ketua Tim Penggerak PKK (TP-PKK) dan Bunda PAUD Kecamatan se-Kabupaten Parigi Moutong, yang berlangsung di Aula Lantai II Kantor Bupati, Sabtu (11/04/2026).

Mewakili Bupati H. Erwin Burase, Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Adrudin Nur, menegaskan bahwa pelantikan ini bukan sekadar seremoni, melainkan momentum strategis untuk memperkuat peran keluarga sebagai fondasi utama pembangunan.

“Jabatan ini adalah amanah besar. TP-PKK dan Bunda PAUD memiliki peran vital dalam menggerakkan masyarakat dari tingkat keluarga, terutama dalam membangun generasi yang sehat, cerdas, dan berdaya saing,” ujarnya saat membacakan sambutan Bupati.

Baca berita lainnya :  Rakor Komisi Irigasi Bahas Alokasi Air Sausu Atas, Bappelitbangda Parigi Moutong Ingatkan Ancaman Kekeringan dan Alih Fungsi Lahan

Dalam arahannya, Bupati menekankan pentingnya sinergi program dengan kebijakan daerah yang saat ini difokuskan pada empat pilar prioritas pembangunan, yakni peningkatan kualitas sumber daya manusia—terutama pendidikan dan percepatan penurunan stunting, penguatan ekonomi kerakyatan berbasis keluarga dan UMKM, pembangunan infrastruktur desa, serta reformasi birokrasi dan pelayanan publik.

TP-PKK dan Bunda PAUD, lanjutnya, diharapkan menjadi motor penggerak yang mampu menghadirkan inovasi program yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat, termasuk memastikan layanan pendidikan anak usia dini dapat menjangkau seluruh wilayah hingga pelosok desa.

Sementara itu, Ketua TP-PKK Kabupaten Parigi Moutong, Ny. Hj. Hestiwati Nanga, menekankan pentingnya pendekatan berbasis data dalam menjalankan program. Ia mengingatkan bahwa keberhasilan 10 Program Pokok PKK sangat ditentukan oleh ketepatan data di lapangan.

Baca berita lainnya :  Wabup Abdul Sahid Tegas: ASN Harus Disiplin, Lingkungan Bersih, dan Pelayanan Tanpa Ribet di Hari Pertama Kerja

“Kerja PKK tidak bisa hanya bersifat administratif. Kita harus memahami kondisi riil masyarakat. Setiap kecamatan harus memiliki data akurat, mulai dari cakupan imunisasi hingga deteksi dini penyakit seperti TBC, agar program benar-benar tepat sasaran,” tegasnya.

Ia juga menyoroti masih tingginya tantangan di sektor kesehatan, khususnya angka kematian ibu dan bayi di Sulawesi Tengah, termasuk Parigi Moutong. Hal ini, menurutnya, harus menjadi perhatian serius seluruh pemangku kepentingan.

Baca berita lainnya :  Bupati Parimo Turun Lagi ke Titik Karhutla Avolua, 20 Tangki Gendong Dikerahkan, Koordinasi Lintas Sektor Diperketat

Dalam kesempatan tersebut, turut disampaikan rencana peluncuran Transformasi Posyandu berbasis Enam Standar Pelayanan Minimal (SPM). Program ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas layanan kesehatan dasar di tingkat desa dan kecamatan secara lebih terpadu dan berkelanjutan.

Kegiatan ini dihadiri oleh jajaran pengurus TP-PKK, Wakil Ketua TP-PKK Hj. Marwa Mahdang, serta para camat se-Kabupaten Parigi Moutong.

Dengan pelantikan ini, diharapkan terbangun kolaborasi yang semakin kuat antara pemerintah daerah, PKK, dan Bunda PAUD dalam mewujudkan keluarga yang sehat, sejahtera, dan mandiri, sekaligus mencetak generasi emas masa depan Parigi Moutong.

Total Views: 20
Example 728x90

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *