Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
Agama

Dari Usia 18 hingga 93 Tahun, Jamaah Haji Parigi Moutong Siap Beribadah ke Tanah Suci

×

Dari Usia 18 hingga 93 Tahun, Jamaah Haji Parigi Moutong Siap Beribadah ke Tanah Suci

Sebarkan artikel ini
Suasana haru dan penuh doa menyelimuti pelepasan calon jamaah haji asal Kabupaten Parigi Moutong. (Foto: Ist)

Parimo, Updatesulawesi.id – Suasana haru dan penuh doa menyelimuti pelepasan calon jamaah haji asal Kabupaten Parigi Moutong.

Isak tangis keluarga pecah saat para jamaah bersiap meninggalkan kampung halaman untuk menunaikan rukun Islam kelima di Tanah Suci.

Sebanyak 98 jamaah haji reguler tahun 2026 resmi dilepas Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong bersama Kantor Kementerian Haji dan Umroh dalam seremoni yang digelar di auditorium daerah, Senin (11/5/2026).

Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umroh Kabupaten Parigi Moutong, Subhan Lapu, mengungkapkan bahwa jamaah haji tahun ini didominasi oleh kaum perempuan.

“Jumlah jamaah haji reguler Kabupaten Parigi Moutong sebanyak 98 orang, terdiri dari 37 laki-laki dan 61 perempuan,” ujarnya di hadapan jamaah dan tamu undangan.

Baca berita lainnya :  Pemkab Parigi Moutong Sambut dan Lepas Tim Dakwah Muda PPI Alkhairaat, Pesan Bupati: Berdakwah dengan Hati

Selain didominasi perempuan, keberangkatan tahun ini juga diwarnai keikutsertaan empat jamaah lanjut usia (lansia). Jamaah tertua tercatat atas nama Muhtadin asal Lambunu yang berusia 93 tahun.

Sementara jamaah termuda adalah Adinda Muhammad Tahir yang baru berusia 18 tahun.Adapun jamaah lansia lainnya yakni Manjidah (83), Jafar Lapana (83), dan Jepenas (80).

“Usia tertua atas nama Bapak Muhtadin 93 tahun dan usia termuda atas nama Adinda Muhammad Tahir dengan usia 18 tahun,” jelas Subhan.

Dalam kesempatan itu, Subhan juga memperkenalkan petugas haji daerah yang dibiayai Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong, yakni Medi, yang telah mengikuti proses seleksi tingkat provinsi.

Baca berita lainnya :  Wabup Parigi Moutong Gelar Open House Idulfitri 1447 H, Pererat Silaturahmi Lintas Iman

Tak hanya itu, unsur Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umroh (KBIHU), Haji Aguslam, turut diperkenalkan kepada jamaah. Menurut Subhan, sosok tersebut telah lama dikenal masyarakat Parigi Moutong hingga wilayah Gorontalo karena aktif mendampingi jamaah haji dan umroh.

Untuk petugas kloter, pembimbing ibadah dipercayakan kepada Haji Satyuddin, sementara ketua kloter dan petugas kesehatan, termasuk dr. Rahma, telah lebih dahulu bersiap di Palu.

Subhan juga menyoroti perubahan besar dalam sistem penyelenggaraan ibadah haji tahun ini. Jika sebelumnya berada di bawah koordinasi Kementerian Agama Republik Indonesia, kini pelaksanaan haji ditangani langsung oleh Kementerian Haji dan Umroh.

“Perbedaannya cukup signifikan. Tahun ini penyelenggaraan dilakukan langsung oleh Kementerian Haji dan Umroh,” ungkapnya.

Baca berita lainnya :  Pemelastian Sambut Tahun Baru Saka 1948, Pemkab Parigi Moutong Tegaskan Harmoni dan Toleransi

Ia pun mengimbau seluruh jamaah untuk disiplin mengikuti arahan petugas selama berada di Tanah Suci, baik dari pembimbing ibadah, ketua kloter, ketua rombongan, hingga tim kesehatan agar seluruh rangkaian ibadah berjalan aman dan lancar.

Selain itu, jamaah yang masih muda dan dalam kondisi sehat diminta aktif membantu jamaah lansia maupun penyandang disabilitas. Menurutnya, semangat kebersamaan menjadi bagian penting dari pelayanan haji tahun ini yang mengusung konsep ramah lansia, ramah disabilitas, dan ramah perempuan.

“Jamaah yang masih kuat dan muda agar saling membantu jamaah lansia dan disabilitas supaya ibadah berjalan nyaman dan khusyuk,” pungkasnya.

Total Views: 22
Example 728x90
Editor: Dwi Bintang Dermawan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *