Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
Pendidikan

Bupati Erwin Burase Sidak Asrama Daerah, Internet hingga Keamanan Jadi Catatan Serius

×

Bupati Erwin Burase Sidak Asrama Daerah, Internet hingga Keamanan Jadi Catatan Serius

Sebarkan artikel ini
(Foto: Diskominfo Parimo)

Parimo,Updatesulawesi.id – Kondisi asrama daerah di Kabupaten Parigi Moutong akhirnya mendapat perhatian langsung dari Erwin Burase. Di tengah tuntutan era digital, fasilitas hunian bagi pelajar dinilai belum sepenuhnya memadai, terutama dari sisi infrastruktur penunjang seperti jaringan internet dan sistem keamanan.

Hal itu terungkap saat Bupati melakukan peninjauan langsung ke Asrama Parigi Moutong, Rabu (06/05/2026). Kunjungan tersebut tidak sekadar seremonial, tetapi menjadi momen untuk melihat kondisi riil sekaligus mendengar keluhan para penghuni.

Turut mendampingi dalam agenda tersebut, sejumlah pejabat daerah seperti Kepala Inspektorat Sakti Lasimpala, Kepala Bappelitbangda Irwan, Plt. Kadisdikbud Sunarti, serta Plt. Kadis PUPRP Moh. Aflianto.

Di hadapan para penghuni, Bupati menegaskan bahwa pemerintah daerah tidak ingin abai terhadap kebutuhan dasar asrama yang seharusnya menjadi ruang aman dan nyaman bagi pelajar.

Baca berita lainnya :  Dua Sprinter Cilik Ampibabo Kuasai O2SN 2026, PASI Parigi Moutong Bidik Gelar Juara Sulawesi Tengah

“Kita ingin memastikan langsung kondisi di lapangan, apa yang kurang dan apa yang harus segera dibenahi,” ujar Erwin.

Dari hasil peninjauan, sejumlah persoalan krusial mencuat. Salah satunya adalah belum tersedianya jaringan internet (WiFi) yang kini menjadi kebutuhan utama, bukan lagi pelengkap.

“Sekarang semua berbasis digital. Tanpa internet, aktivitas administrasi dan kebutuhan belajar tentu terhambat,” tegasnya.

Selain itu, aspek keamanan juga menjadi perhatian. Minimnya sistem pengawasan seperti CCTV dinilai berisiko, terutama untuk mencegah potensi gangguan keamanan di lingkungan asrama.

“CCTV ini penting sebagai langkah antisipasi. Kita tidak ingin ada kejadian yang merugikan penghuni,” tambahnya.

Baca berita lainnya :  Guru Harus Dilindungi, Profesionalisme Tetap Menjadi Tanggung Jawab

Tak berhenti pada evaluasi, Bupati juga langsung memetakan langkah pembenahan. Dalam waktu dekat, pemerintah daerah akan memprioritaskan pembangunan garasi kendaraan roda dua guna menata area parkir yang selama ini belum tertata baik.

“Garasi motor akan kita upayakan secepatnya, agar kendaraan penghuni lebih aman dan rapi,” katanya.

Sementara itu, rencana jangka menengah juga mulai disiapkan. Pemerintah daerah menargetkan pembangunan asrama putri di area belakang lokasi yang masih memiliki lahan kosong.

“Lahan masih tersedia, ini peluang untuk pengembangan, khususnya asrama putri,” ungkapnya.

Namun, rencana pembangunan gedung baru tersebut tidak bisa dilakukan sembarangan. Erwin menegaskan bahwa desain konstruksi harus menyesuaikan kondisi geografis Parigi Moutong yang berada di zona rawan gempa.

Baca berita lainnya :  Gagal Jadi Finalis 2025, Mahasiswa UIN Datokarama Ini Bangkit dan Kini Lolos Duta Bahasa 2026

“Kita tidak bisa memaksakan bangunan tinggi. Pertimbangan keselamatan tetap utama, kemungkinan maksimal dua lantai,” jelasnya.

Ia menambahkan, pembangunan fasilitas ringan seperti garasi akan diupayakan masuk dalam perubahan anggaran tahun berjalan, sementara pembangunan gedung baru akan melalui proses perencanaan yang lebih matang.

Kunjungan ini menjadi sinyal bahwa pembenahan asrama tidak lagi bisa ditunda. Pemerintah daerah dituntut menghadirkan hunian yang tidak hanya layak secara fisik, tetapi juga adaptif terhadap kebutuhan modern—aman, terkoneksi, dan mendukung aktivitas belajar para penghuninya.

Total Views: 225
Example 728x90

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *