
Maluku Utara, Updatesulawesi.id – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI menyalurkan bantuan sarana produksi bagi nelayan serta kendaraan pelayanan kesehatan dan sosial untuk mendukung kebutuhan masyarakat di Provinsi Maluku Utara.
Bantuan melalui program BRI Peduli Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) tersebut diserahkan bertepatan dengan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-27 Provinsi Maluku Utara di Sofifi, Senin (12/10/2026).
Penyerahan bantuan secara simbolis dilakukan oleh Regional Chief Executive Officer (RCEO) BRI Regional Office 16 Manado, Elizabeth Primasari, kepada Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda.
Bantuan yang disalurkan meliputi 32 unit mesin kapal bagi nelayan melalui program BRI Peduli TJSL. Selain itu, BRI bersama Pemerintah Provinsi Maluku Utara berkomitmen mendukung penyerahan 430 unit mesin kapal bagi nelayan penerima Kredit Usaha Rakyat (KUR) BRI.
BRI juga menyerahkan masing-masing satu unit ambulans dan mobil jenazah kepada Pemerintah Kabupaten Halmahera Timur untuk menunjang pelayanan kesehatan dan sosial kemasyarakatan.
Dukungan tersebut diharapkan dapat meningkatkan produktivitas nelayan sekaligus memperkuat fasilitas pelayanan publik di daerah.
Dorong Produktivitas Nelayan dan Penguatan UMKM
Melalui program BRI Peduli TJSL, BRI menyalurkan hibah 32 unit mesin kapal kepada Pemerintah Provinsi Maluku Utara melalui Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP).
Bantuan tersebut ditujukan untuk meningkatkan dukungan sarana operasional bagi nelayan tradisional. Dengan tersedianya mesin kapal, nelayan diharapkan dapat menjalankan aktivitas penangkapan ikan secara lebih optimal dan meningkatkan kapasitas usahanya.
Selain bantuan hibah, BRI Regional Office 16 Manado bersama Pemerintah Provinsi Maluku Utara menyepakati komitmen penyerahan 430 unit mesin kapal kepada nelayan penerima KUR BRI.
Dalam skema kolaborasi tersebut, pemerintah provinsi memfasilitasi bantuan mesin kapal, sementara pengadaan badan atau lambung kapal didukung melalui akses pembiayaan KUR BRI.
Kolaborasi ini menggabungkan dukungan sarana produksi dengan akses permodalan untuk membantu pengembangan usaha nelayan. Dengan demikian, bantuan yang diberikan diharapkan tidak hanya menunjang kegiatan operasional, tetapi juga membuka peluang peningkatan skala usaha dan pendapatan masyarakat pesisir.
Regional Chief Executive Officer BRI Regional Office 16 Manado, Elizabeth Primasari, mengatakan bahwa penyaluran bantuan tersebut merupakan bagian dari komitmen BRI untuk tumbuh bersama masyarakat dan mendukung pembangunan daerah.
“Sebagai BUMN yang menjalankan peran value creator sekaligus agent of development, BRI berkomitmen untuk terus tumbuh bersama masyarakat. Dukungan mesin kapal ini dirancang untuk menciptakan ekosistem UMKM sektor perikanan yang produktif dan berkelanjutan. Dengan memadukan akses permodalan KUR dan bantuan alat produksi, para nelayan diharapkan tidak hanya meningkat kapasitas produksinya, tetapi juga naik kelas secara ekonomi,” ujar Elizabeth.
Menurutnya, sinergi antara dukungan peralatan produksi dan pembiayaan usaha menjadi salah satu upaya untuk memperkuat keberlangsungan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), khususnya di sektor perikanan.
BRI Dukung Pelayanan Kesehatan dan Sosial
Selain sektor kelautan dan perikanan, BRI turut memberikan dukungan terhadap pelayanan publik melalui penyerahan satu unit ambulans dan satu unit mobil jenazah kepada Pemerintah Kabupaten Halmahera Timur.
Kedua kendaraan tersebut diharapkan dapat membantu pemerintah daerah meningkatkan jangkauan pelayanan kesehatan dan sosial bagi masyarakat.
Ambulans dapat dimanfaatkan untuk mendukung mobilitas pasien yang membutuhkan penanganan medis, sedangkan mobil jenazah diharapkan membantu masyarakat dalam memenuhi kebutuhan pengantaran jenazah.
Dukungan sarana transportasi ini menjadi bagian dari upaya memperkuat pelayanan publik, terutama bagi masyarakat yang membutuhkan akses terhadap fasilitas kesehatan dan layanan sosial.
Sementara itu, Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda, mengapresiasi kontribusi BRI dalam mendukung program strategis pemerintah provinsi, khususnya di sektor kelautan dan perikanan serta pelayanan sosial kemasyarakatan.
Kolaborasi antara pemerintah daerah dan BRI tersebut diharapkan dapat memperluas dukungan bagi masyarakat pesisir sekaligus memperkuat penyediaan sarana pelayanan publik.
Melalui program BRI Peduli TJSL dan penguatan akses pembiayaan KUR, BRI berupaya mendorong agar manfaat layanan perbankan dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat, mulai dari nelayan yang membutuhkan sarana produksi hingga warga yang memerlukan dukungan pelayanan kesehatan dan sosial.
Sinergi tersebut diharapkan dapat berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi daerah yang inklusif, penguatan UMKM sektor perikanan, serta peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
















