Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
Parigi Moutong

Anwar Hafid Tambah Armada Damkar dan Bentuk Brigade Pertanian di Parigi Moutong

×

Anwar Hafid Tambah Armada Damkar dan Bentuk Brigade Pertanian di Parigi Moutong

Sebarkan artikel ini
Gubernur Provinsi Sulawesi Tengah, Anwar Hafid didampingi Pj.Bupati Parigi Moutong, Richard Arnaldo dan pejabat lain usia HUT Damkar ke 106 Tahun.(15/05/2025).Foto.AZ

Parimo,Updatesulawesi – Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah berencana menambah armada pemadam kebakaran (Damkar) serta meningkatkan sarana dan prasarana pertanian di Kabupaten Parigi Moutong.

Langkah ini diambil sebagai bentuk perhatian terhadap kebutuhan dasar masyarakat, khususnya dalam mendukung pelayanan publik dan sektor pertanian.

“Bukan hanya di Damkar, kita juga memikirkan supaya di pertanian, Pemprov bisa membentuk brigade pertanian untuk membantu para bupati yang kemungkinan kesulitan alat pertanian,” ungkap Gubernur Sulawesi Tengah, Anwar Hafid, saat menghadiri kegiatan di Parigi, Rabu (15/5/2025).

Baca berita lainnya :  Kejari Parimo Dalami Dugaan Korupsi Pilkada 2024 dan Dana Desa

Anwar menjelaskan, alat-alat pertanian tersebut akan bersumber dari APBD Provinsi Sulawesi Tengah dan ditujukan untuk membantu petani dalam menyelaraskan jadwal tanam.

“Kami akan memberikan langsung alat, untuk membantu petani,” katanya.

Menurut dia, luas dan panjangnya wilayah Kabupaten Parigi Moutong menjadi pertimbangan utama dalam rencana penambahan armada Damkar.

Baca berita lainnya :  Gubernur Sulteng Hadiri Lebaran Ketupat di Bantaya

Kabupaten ini tercatat sebagai wilayah dengan jumlah penduduk terbanyak di Sulawesi Tengah, sehingga memiliki tingkat kerawanan tinggi terhadap potensi bencana kebakaran.

Selain penambahan armada dan sarana pertanian, Anwar Hafid juga menekankan pentingnya pemerataan pelayanan publik hingga ke wilayah pelosok.

Ia mendorong agar bupati terpilih ke depan dapat mendelegasikan kewenangan pelayanan administrasi kepada para camat, khususnya di wilayah utara Parigi Moutong.

“Sehingga masyarakat itu tidak semua mengurus perizinan langsung ke kabupaten. Cukup camat yang selesaikan. Bayangkan kalau dari Moutong datang urus perizinan di kabupaten, berapa besar biaya yang dikeluarkan,” ujarnya.

Baca berita lainnya :  Yushar : Komisi I DPRD Parigi Moutong Akan Panggil Perusahaan Durian PT.Indonesia Minxing Fruit Tranding

Dengan adanya dana hibah dari Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah, Anwar berharap pelayanan publik di kecamatan-kecamatan dapat ditingkatkan.

“Dengan pendelegasian kepada camat, Insyaallah itu akan menjadi sesuatu hal yang meringankan masyarakat,” pungkasnya.

Total Views: 251
Example 728x90

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *