Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
Pmerintah Daerah

Tugu Lalampa Diusulkan Berdiri di Toboli, Simbol Kebanggaan dan Identitas Daerah

×

Tugu Lalampa Diusulkan Berdiri di Toboli, Simbol Kebanggaan dan Identitas Daerah

Sebarkan artikel ini
Camat Parigi Utara, Muhtar. (Foto: Fita)

Parimo, Updatesulawesi.id – Pemerintah Kecamatan Parigi Utara mengusulkan pembangunan Tugu Lalampa di Desa Toboli sebagai simbol kebanggaan masyarakat sekaligus ikon budaya dan kuliner khas Kabupaten Parigi Moutong.

Usulan tersebut disampaikan Camat Parigi Utara, Muhtar, saat menghadiri Festival Kuliner Lalampa Toboli ke-9 Tahun 2026 yang digelar di Desa Toboli, Minggu (7/06).

Menurut Muhtar, gagasan pembangunan Tugu Lalampa bukanlah wacana baru. Rencana tersebut bahkan telah dibahas sejak beberapa tahun lalu bersama sejumlah tokoh masyarakat dan pemangku kepentingan di wilayah tersebut.

“Saya bahkan pernah diundang bersama tokoh-tokoh masyarakat untuk membahas pembangunan tugu tersebut,” ujar Muhtar.

Meski hingga kini belum terealisasi, ia tetap optimistis pembangunan Tugu Lalampa dapat diwujudkan pada masa mendatang. Keberadaan monumen tersebut diyakini mampu menjadi penanda identitas daerah sekaligus memperkuat posisi Toboli sebagai sentra kuliner tradisional yang telah dikenal luas di Sulawesi Tengah.

Baca berita lainnya :  Haru Iringi Pelepasan Jamaah Haji Parigi Moutong 2026, Wabup Abdul Sahid Titip Pesan Jaga Nama Baik Daerah

Muhtar menilai, Lalampa bukan sekadar makanan tradisional yang diwariskan secara turun-temurun, melainkan telah berkembang menjadi simbol budaya yang melekat dalam kehidupan masyarakat Toboli dan Parigi Utara.

Karena itu, pembangunan Tugu Lalampa dinilai penting sebagai bentuk penghormatan terhadap warisan budaya lokal sekaligus sarana promosi bagi daerah.

“Jika terwujud, tugu ini akan menjadi ikon baru yang memperkuat citra Toboli sebagai kampung Lalampa serta menjadi daya tarik bagi masyarakat yang melintas maupun wisatawan yang berkunjung,” katanya.

Ia juga menyoroti posisi strategis Kecamatan Parigi Utara yang berada di kawasan Segitiga Emas Parigi Moutong. Kondisi tersebut dinilai menjadi peluang besar untuk mengembangkan sektor pariwisata, ekonomi kreatif, dan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) berbasis budaya lokal.

Baca berita lainnya :  Bupati Parigi Moutong Hadiri RUPST dan RUPS-LB Bank Sulteng, Tegaskan Dukungan Penguatan Bank Daerah

Dalam kesempatan itu, Muhtar menegaskan bahwa Festival Kuliner Lalampa Toboli bukan sekadar kegiatan seremonial atau ajang menikmati kuliner khas daerah. Lebih dari itu, festival tersebut merupakan bentuk nyata upaya pelestarian budaya sekaligus ruang promosi bagi produk lokal yang memiliki nilai ekonomi tinggi.

Menurutnya, Lalampa telah menjelma menjadi identitas budaya masyarakat yang harus terus dijaga, dikembangkan, dan diperkenalkan kepada generasi muda maupun masyarakat luas.

“Melalui momentum ini, dengan semangat gotong royong dan kebersamaan, kita dapat menjadikan Lalampa Toboli tidak hanya dikenal di Sulawesi Tengah, tetapi juga di tingkat nasional bahkan internasional,” ujarnya.

Muhtar juga mengajak generasi muda untuk mengambil peran dalam menjaga dan mengembangkan warisan budaya daerah. Ia menekankan bahwa Lalampa tidak hanya dapat dipandang sebagai kuliner tradisional semata, tetapi juga sebagai simbol kreativitas, inovasi, serta peluang ekonomi yang mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Baca berita lainnya :  Wabup Parigi Moutong Gelar Buka Puasa Bersama, Perkuat Sinergi Pemerintah Daerah

Ia berharap Festival Kuliner Lalampa Toboli terus berkembang menjadi agenda tahunan yang semakin besar dan mampu memberikan dampak nyata bagi pertumbuhan ekonomi masyarakat, penguatan sektor pariwisata, serta pelestarian budaya lokal.

“Semoga festival ini semakin mempererat persatuan masyarakat, memperkuat identitas budaya daerah, dan mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui pengembangan ekonomi kreatif berbasis budaya,” pungkasnya.

Dengan dukungan pemerintah, masyarakat, dan pelaku UMKM, Festival Kuliner Lalampa Toboli diharapkan terus menjadi wadah promosi budaya yang mampu mengangkat nama Parigi Moutong sekaligus memperkuat posisi Lalampa sebagai salah satu kuliner khas unggulan Sulawesi Tengah.

Total Views: 44
Example 728x90

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *