
Parimo, Updatesulawesi.id – Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong menegaskan komitmennya untuk terus mendorong pengembangan Festival Kuliner Lalampa Toboli sebagai agenda budaya sekaligus motor penggerak ekonomi kreatif masyarakat.
Komitmen tersebut disampaikan Bupati Parigi Moutong, Erwin Burase, saat membuka Festival Kuliner Lalampa Toboli ke-9 yang digelar di Desa Toboli, Kecamatan Parigi Utara, Minggu (7/06).
Dalam sambutannya, Erwin menyampaikan apresiasi atas kehadiran Gubernur Sulawesi Tengah beserta rombongan yang dinilai menjadi bentuk dukungan nyata terhadap pengembangan potensi daerah.
“Kehadiran Bapak Gubernur merupakan suatu kehormatan dan kebanggaan bagi kami. Dukungan pemerintah provinsi menjadi motivasi untuk terus mengembangkan potensi daerah,” ujar Erwin.
Menurutnya, Festival Kuliner Lalampa Toboli yang kini memasuki penyelenggaraan ke-9 telah berkembang menjadi lebih dari sekadar kegiatan tahunan. Festival tersebut telah menjelma menjadi salah satu identitas budaya daerah yang mulai dikenal lebih luas hingga tingkat nasional.
Lalampa Toboli, kata Erwin, bukan hanya kuliner tradisional semata, tetapi juga memiliki potensi ekonomi besar yang mampu membuka lapangan usaha, meningkatkan pendapatan masyarakat, serta memperkuat identitas daerah.
Untuk memperluas pasar produk lokal, Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong berencana mendorong keterlibatan lebih besar para pelaku UMKM dengan menghadirkan Lalampa Toboli dalam berbagai kegiatan pemerintahan maupun event daerah.
“Kita ingin lalampa hadir dalam setiap kegiatan resmi. Ini menjadi peluang bagi pelaku UMKM untuk meningkatkan produksi dan pemasaran produk lokal,” katanya.
Selain memperluas pemasaran, pemerintah daerah juga tengah berupaya mempercepat proses penyerahan aset eks Kementerian Perhubungan yang berada di kawasan Toboli agar dapat dimanfaatkan sebagai pusat kuliner dan ruang ekonomi masyarakat.
Keberadaan pusat kuliner tersebut diharapkan dapat menjadi destinasi baru yang tidak hanya memperkuat promosi Lalampa Toboli, tetapi juga menjadi pusat aktivitas ekonomi masyarakat dan daya tarik wisata kuliner di Parigi Moutong.
Erwin menilai tingginya antusiasme masyarakat dalam festival tahun ini menjadi bukti kuat bahwa warga memiliki semangat besar dalam menjaga tradisi sekaligus mengembangkan potensi ekonomi lokal.
“Kegiatan ini harus terus kita lestarikan karena memiliki nilai positif dalam menjaga budaya dan meningkatkan pertumbuhan ekonomi masyarakat,” pungkasnya.
Dengan dukungan pemerintah, masyarakat, dan pelaku usaha lokal, Festival Kuliner Lalampa Toboli diharapkan terus berkembang sebagai ikon budaya sekaligus penggerak ekonomi baru bagi Kabupaten Parigi Moutong.
















