Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
Parigi Moutong

Maraknya PETI di Parimo, Kapolres dan Bupati Dinilai Bungkam

×

Maraknya PETI di Parimo, Kapolres dan Bupati Dinilai Bungkam

Sebarkan artikel ini
Kapolres, AKBP Hendrawan Agustian Nugraha dan Bupati Parimo,Erwin Burase.foto Tim.

Parimo,Updatesulawesi– Aktivitas Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di Kabupaten Parigi Moutong (Parimo) kian marak. Ironisnya, kondisi ini seolah tidak mendapatkan tanggapan serius dari Kapolres maupun Bupati.

Padahal, Polda Sulawesi Tengah sebelumnya menegaskan sikap tegas terhadap segala bentuk aktivitas ilegal, termasuk PETI di Parimo.

“Kita anti ilegalitas di seluruh wilayah Sulteng. Berkaitan dengan Parigi Moutong, kita sudah sampaikan pada Kapolres baru. Ini bukan hanya janji, tapi kita bisa memberi bukti. Prinsip kita anti ilegalitas,” ungkap Kapolda Sulteng, Irjen Pol Agus Nugroho, beberapa waktu lalu.

Baca berita lainnya :  Dililit Utang,Satu Warga Balinggi Gantung Diri di Mako Polres Parimo

Namun, janji Kapolda tersebut tampak bertolak belakang dengan sikap Kapolres Parimo, Hendrawan Agustian, yang memilih bungkam saat dikonfirmasi sejumlah media terkait langkah konkret pemberantasan PETI.

Sikap diam itu pun dinilai memperlihatkan ketidakseriusan aparat kepolisian dalam menangani masalah ini.

Hal serupa juga ditunjukkan oleh Bupati Parimo, Erwin Burase. Padahal, salah satu program unggulan yang kerap ia gaungkan adalah pemberantasan illegal logging, illegal mining, dan illegal fishing.

Baca berita lainnya :  Memblundak,Ribuan Warga Pantai Timur Hadiri Halal Bihalal Bersama Nizar Rahmatu di Tinombo

Namun, diamnya Erwin dinilai sebagai bentuk ketidakmampuan pemerintah daerah dalam mengatasi persoalan PETI yang sudah lama menjadi sorotan publik.

Sejak lama, keberadaan PETI di Parimo kerap menimbulkan kontroversi. Beberapa kali aparat dikabarkan menyita alat berat di lokasi tambang ilegal.

Akan tetapi, peralatan itu kemudian dilepas dan bahkan kembali disinyalir beroperasi di lokasi tambang.

Baca berita lainnya :  BMKG Ingatkan Masyarakat Parimo Waspadai Gempa Bumi Akibat Sesar Aktif Palu Koro

Hingga berita ini diterbitkan, Kapolres Parimo Hendrawan Agustian dan Erwin Burase selaku Bupati belum memberikan jawaban atas konfirmasi wartawan yang disampaikan melalui nomor WhatsApp masing-masing.

Total Views: 4059
Example 728x90

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *