banner 728x250

Kapolres Parigi Moutong Turun Tangan,PETI Desa Tombi Diselidiki

Kapolres Parigi Moutong, AKBP Hendrawan Agustian Nugraha.Fito,Az

Parimo,Updatesulawesi.id – Aktivitas Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di Desa Tombi, Kecamatan Ampibabo, kembali menjadi sorotan publik setelah Kapolres Parigi Moutong, AKBP Hendrawan Agustian Nugrha angkat bicara dan memastikan akan melakukan tindakan tegas.

Dalam keterangannya kepada awak media, AKBP Hendrawan mengaku terkejut karena informasi penting mengenai aktivitas tambang ilegal tersebut ternyata baru diketahui pihaknya melalui laporan jurnalis.

banner 728x90

“Informasi adanya aktivitas tambang ilegal di Desa Tombi baru kami ketahui berdasarkan informasi dari sejumlah media lokal,” ujar AKBP Hendrawan. Kamis,(11/12).

Baca berita lainnya :  Pemda Parimo Dan Baznas Sosialisasi ZIS

Ia menegaskan bahwa peran media sangat vital dalam membuka potensi informasi terhadap pelanggaran hukum di wilayah tugasnya.

Menyikapi informasi ini, Hendrawan langsung merespon. Ia memastikan pihaknya tidak akan tinggal diam dan segera menggerakkan langkah investigatif di lapangan.

“Untuk menindaklanjuti informasi tersebut, kami akan menurunkan tim untuk melakukan tindakan,” tegasnya.

Sebagai bagian dari langkah penegakan hukum, Polres Parigi Moutong juga akan menggandeng Satuan Tugas (Satgas) Kabupaten Parigi Moutong.

Baca berita lainnya :  Disdikbud Parimo Gelar Festival Literasi Peringati HAN 2025

Kemudia Hendrawan menyebutkan hal ini dapat memperkuat efektivitas operasi gabungan dalam menertibkan aktivitas PETI yang disinyalir merusak lingkungan serta merugikan negara.

Ia juga menyampaikan permohonan dukungan dari masyarakat dan awak media agar memberikan data pendukung yang lebih lengkap.

Ia menekankan informasi yang akurat, sangat penting agar tim yang turun ke lapangan dapat bekerja dengan tepat sasaran.

“Kami akan mengajak Satgas Kabupaten Parigi Moutong dalam giat tersebut, dan mohon dibantu dengan data dan informasi, biar tim kami yang turun bisa lebih akurat,” ujarnya.

Baca berita lainnya :  Zulfinasran Audiensi ke Kemedes PDTT

Pernyataan Kapolres ini menandai langkah awal penanganan serius terhadap isu PETI di Parigi Moutong.

Respons cepat aparat, menurutnya, sangat bergantung pada sinergi dan data faktual dari masyarakat serta media yang selama ini menjadi garda terdepan dalam mengungkap berbagai persoalan di lapangan.

Total Views: 138

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!