Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
Agama

Pemelastian Sambut Tahun Baru Saka 1948, Pemkab Parigi Moutong Tegaskan Harmoni dan Toleransi

×

Pemelastian Sambut Tahun Baru Saka 1948, Pemkab Parigi Moutong Tegaskan Harmoni dan Toleransi

Sebarkan artikel ini
Momentum prosesi pemelastian yang menjadi bagian dari rangkaian penyambutan Tahun Baru Saka 1948. (Foto: Diskominfo Parigi Moutong)

Parimo, Updatesulawesi.id – Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong menegaskan pentingnya menjaga harmoni, toleransi, dan kebersamaan dalam keberagaman melalui momentum prosesi pemelastian yang menjadi bagian dari rangkaian penyambutan Tahun Baru Saka 1948. Kegiatan tersebut berlangsung khidmat di Desa Siendeng, Kecamatan Bolano Lambunu, Selasa (17/03).

Dalam kesempatan itu, Wakil Bupati Parigi Moutong, H. Abdul Sahid, membacakan sambutan Bupati H. Erwin Burase yang menyampaikan apresiasi kepada umat Hindu, khususnya di Kecamatan Bolano dan Bolano Lambunu, atas pelaksanaan tradisi suci yang sarat makna spiritual.

Baca berita lainnya :  Sambut Ramadan 1447 H, Bupati Parigi Moutong Erwin Burase Gelar Doa Bersama di Mepanga

“Prosesi pemelastian bukan sekadar ritual, tetapi juga pengingat bagi kita semua untuk menyucikan diri, menjaga keseimbangan hidup, serta mempererat hubungan dengan Tuhan, sesama, dan alam,” ujar Abdul Sahid saat membacakan sambutan Bupati.

Ia menambahkan, Kabupaten Parigi Moutong yang dikenal dengan keberagaman suku, budaya, dan agama memiliki kekuatan besar dalam menjaga persatuan. Oleh karena itu, nilai-nilai toleransi dan saling menghormati antarumat beragama harus terus dipelihara.

Momentum pemelastian juga dinilai sebagai sarana memperkuat persaudaraan di tengah masyarakat, sekaligus meningkatkan kesadaran akan pentingnya menjaga kelestarian lingkungan, khususnya laut dan pesisir yang menjadi bagian dari pelaksanaan ritual.

Baca berita lainnya :  Bupati Parigi Moutong Lepas Pawai Ogoh-Ogoh di Desa Tolai, Tegaskan Nilai Toleransi dan Budaya

“Mari kita jaga kebersihan lingkungan dan melestarikan alam sebagai bentuk tanggung jawab bersama untuk generasi mendatang,” lanjutnya.

Pemerintah daerah juga menyatakan komitmennya untuk terus mendukung kegiatan keagamaan yang membawa pesan kedamaian serta memperkuat kerukunan antarumat beragama. Melalui perayaan Hari Raya Nyepi dan Tahun Baru Saka 1948, umat Hindu diharapkan dapat semakin meningkatkan kualitas spiritual serta berperan aktif dalam pembangunan daerah.

Mengakhiri sambutan, masyarakat diajak untuk terus menghidupkan semangat gotong royong, persatuan, dan kebersamaan dalam mewujudkan Parigi Moutong yang maju, mandiri, dan berkelanjutan.

Baca berita lainnya :  Bupati Parigi Moutong Tinjau Hari Kedua Pasar Ramadan, Pastikan Aktivitas Pedagang Lancar

Kegiatan tersebut turut dihadiri sejumlah pejabat daerah, di antaranya Asisten III Administrasi Umum Yusnaeni, Plt Staf Ahli Bidang Ekonomi, Pembangunan dan Kesra Sofiana, Kepala Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata Enang, Plt Kepala Dinas Kominfo Hairudin, Kabag Kesra, Kapolsek Bolano Lambunu, Camat Bolano Lambunu, Kepala Desa Siendeng, serta unsur lembaga keagamaan Hindu setempat.

Total Views: 11
Example 728x90

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *