Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
Pmerintah Daerah

Sekda Parigi Moutong Tegaskan Nol Toleransi Jual Beli Jabatan, ASN Diminta Berani Melapor

×

Sekda Parigi Moutong Tegaskan Nol Toleransi Jual Beli Jabatan, ASN Diminta Berani Melapor

Sebarkan artikel ini
Sekretaris Daerah Kabupaten Parigi Moutong, Zulfinasran. (Foto: Diskominfo Parimo)

Parimo, Updatesulawesi.id — Sekretaris Daerah Kabupaten Parigi Moutong, Zulfinasran, menegaskan sikap tegas pemerintah daerah terhadap praktik jual beli jabatan yang belakangan kembali menjadi sorotan di lingkungan Aparatur Sipil Negara (ASN).

Penegasan tersebut disampaikan saat memimpin apel perdana ASN pasca libur Idulfitri 1447 Hijriah di Kantor Bupati Parigi Moutong, Rabu (25/03).

Dalam arahannya, Sekda menekankan bahwa tidak ada satu pun pihak yang diberi kewenangan oleh pemerintah daerah untuk mengurus atau menawarkan jabatan dengan imbalan tertentu, termasuk posisi strategis seperti kepala sekolah.

“Tidak ada yang diutus. Jika ada pihak yang menjanjikan jabatan atau meminta imbalan, itu dipastikan tidak benar. Jangan percaya, dan segera laporkan disertai identitas yang jelas,” tegas Zulfinasran di hadapan ASN.

Baca berita lainnya :  Pemkab Parigi Moutong Pererat Kebersamaan Ramadan Lewat Buka Puasa dan Aksi Sosial

Ia mengingatkan, praktik semacam itu tidak hanya melanggar aturan, tetapi juga merusak integritas birokrasi dan mencederai kepercayaan publik terhadap pemerintah daerah.

Lebih jauh, Zulfinasran meminta ASN untuk tidak takut melapor apabila menemukan indikasi praktik menyimpang. Ia memastikan setiap laporan akan ditindaklanjuti secara serius, termasuk pemberian sanksi tegas bagi pihak yang terlibat.

“Baik yang memberi maupun yang menerima, akan dikenakan konsekuensi maksimal. Tidak ada kompromi. Ini akan langsung saya sampaikan kepada pimpinan untuk ditindaklanjuti,” ujarnya.

Baca berita lainnya :  Sinergi Pusat-Daerah, TKPSDA Parigi–Poso Segera Dibentuk

Sekda juga menyinggung adanya informasi yang beredar terkait oknum yang mencatut nama pejabat tertentu dengan menjanjikan jabatan kepala sekolah. Ia memastikan informasi tersebut tidak benar dan meminta ASN agar tidak mudah terpengaruh.

“Sudah ada laporan yang beredar, bahkan mencatut nama jabatan tertentu. Itu hoaks dan tidak bisa dipertanggungjawabkan. Jangan sampai menjadi isu liar yang meresahkan,” tegasnya.

Dalam kesempatan itu, Zulfinasran kembali mengingatkan pentingnya seluruh ASN berpegang pada Norma, Standar, Prosedur, dan Kriteria (NSPK) dalam setiap proses kepegawaian, sebagai bentuk komitmen terhadap tata kelola pemerintahan yang bersih dan profesional.

Baca berita lainnya :  Bupati Parigi Moutong Gelar Open House Idulfitri 1447 H, Pererat Silaturahmi dan Persatuan

Ia juga menyampaikan keyakinannya bahwa mayoritas ASN di Parigi Moutong tetap menjunjung tinggi integritas dan bekerja sesuai aturan.

Menutup arahannya, di momen pasca Idulfitri, Sekda turut menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh ASN atas segala kekhilafan dalam pelaksanaan tugas pemerintahan.

“Atas nama pribadi, saya mohon maaf apabila dalam penyelenggaraan pemerintahan, khususnya di bidang kepegawaian, masih terdapat kekurangan. Mari kita kembali bekerja dengan semangat baru dan komitmen yang lebih kuat,” pungkasnya.

Total Views: 71
Example 728x90
Editor: Bintang

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *