
Jakarta, Updatesulawesi.id – Komitmen Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia di sektor kelautan dan perikanan terus diwujudkan melalui langkah proaktif. Di tengah tantangan efisiensi anggaran, Bupati Parigi Moutong, H. Erwin Burase, melakukan audiensi dengan Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kelautan dan Perikanan (BPPSDM KP), Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) Republik Indonesia, di Jakarta, Rabu (1/07).
Dalam pertemuan tersebut, Bupati Erwin didampingi Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan serta Kepala Badan Perencanaan, Penelitian, dan Pengembangan Daerah (Bappelitbangda). Audiensi dilakukan sebagai bagian dari upaya memperkuat sinergi dengan pemerintah pusat sekaligus membuka akses terhadap berbagai program strategis bagi masyarakat pesisir di Kabupaten Parigi Moutong.
Bupati Erwin Burase menegaskan bahwa pemerintah daerah harus aktif membangun komunikasi dengan pemerintah pusat agar berbagai program nasional dapat dimanfaatkan untuk mendukung pembangunan daerah.
“Di tengah efisiensi anggaran, pemerintah daerah tidak boleh hanya menunggu. Kita harus aktif menjemput program pemerintah pusat agar pembangunan tetap berjalan dan masyarakat tetap merasakan manfaatnya. Karena itu, kami hadir untuk memperjuangkan peningkatan kualitas sumber daya manusia di sektor kelautan dan perikanan,” ujar Bupati.
Salah satu hasil penting dari audiensi tersebut adalah terbukanya peluang kerja sama dalam program pendidikan vokasi bagi anak-anak pelaku utama perikanan, termasuk anak nelayan dan pembudidaya ikan asal Kabupaten Parigi Moutong.
Melalui program tersebut, peserta yang memenuhi persyaratan berkesempatan menempuh pendidikan jenjang Diploma III (D3) maupun Diploma IV (D4) di lingkungan Politeknik Kelautan dan Perikanan milik Kementerian Kelautan dan Perikanan dengan dukungan pembiayaan dari pemerintah pusat sesuai ketentuan program.
Fasilitas yang disiapkan meliputi biaya pendidikan, seragam, asrama, serta kebutuhan makan selama masa pendidikan. Sementara itu, Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong menyatakan kesiapan mendukung proses pelaksanaan seleksi di daerah, termasuk memfasilitasi pelaksanaan tes akademik dan pemeriksaan kesehatan bagi calon peserta.
Adapun perguruan tinggi vokasi yang menjadi tujuan program tersebut meliputi:
- Politeknik Ahli Usaha Perikanan (AUP) Jakarta;
- Politeknik Kelautan dan Perikanan Bone, Sulawesi Selatan; dan
- Politeknik Kelautan dan Perikanan Bitung, Sulawesi Utara.
Menurut Bupati Erwin, program ini merupakan investasi jangka panjang dalam mencetak sumber daya manusia yang kompeten dan siap mengembangkan potensi kelautan serta perikanan daerah.
“Harapan kami, anak-anak nelayan Parigi Moutong memiliki kesempatan yang sama untuk memperoleh pendidikan berkualitas. Setelah menyelesaikan pendidikan, mereka diharapkan mampu menjadi tenaga profesional maupun wirausaha muda yang dapat mengembangkan potensi kelautan dan perikanan daerah menjadi sektor yang lebih maju dan bernilai tambah,” katanya.
Selain program pendidikan, audiensi juga membahas peluang kerja sama dalam pengembangan kapasitas sumber daya manusia melalui pelatihan vokasi, sertifikasi kompetensi, serta peningkatan kapasitas penyuluh perikanan guna mendukung kemajuan sektor kelautan dan perikanan di Kabupaten Parigi Moutong.
Melalui langkah jemput bola tersebut, Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong menunjukkan komitmennya untuk terus menghadirkan peluang bagi masyarakat melalui penguatan kolaborasi dengan pemerintah pusat. Sinergi ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas sumber daya manusia, memperkuat daya saing sektor kelautan dan perikanan, serta mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat pesisir secara berkelanjutan.
















