Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
AgamaPmerintah Daerah

Ribuan Jamaah Padati Haul Guru Tua, Bupati Parigi Moutong Ajak Warga Teladani Ilmu dan Akhlak

×

Ribuan Jamaah Padati Haul Guru Tua, Bupati Parigi Moutong Ajak Warga Teladani Ilmu dan Akhlak

Sebarkan artikel ini
Bupati Parigi Moutong, Erwin Burase, bersama Wakil Bupati Abdul Sahid, turut hadir didampingi pimpinan OPD serta masyarakat. (Foto: Diskominfo Parimo)

Palu, Updatesulawesi.id – Lautan manusia berpakaian putih memadati kompleks Alkhairaat di Kota Palu, Rabu (1/04), dalam peringatan Haul ke-58 Sayyid Idrus bin Salim Al-Jufri atau yang dikenal sebagai Guru Tua. Momentum religius ini dihadiri ribuan jamaah dari berbagai daerah, termasuk rombongan besar dari Kabupaten Parigi Moutong.

Bupati Parigi Moutong, Erwin Burase, bersama Wakil Bupati Abdul Sahid, turut hadir didampingi pimpinan OPD serta masyarakat. Kehadiran tersebut menjadi simbol kuatnya ikatan emosional dan spiritual masyarakat Parigi Moutong terhadap sosok ulama kharismatik pendiri Alkhairaat itu.

Mengusung tema “Meneguhkan Spirit Keteladanan Guru Tua dalam Bingkai Ilmu dan Akhlak”, peringatan haul tahun ini menegaskan pentingnya melanjutkan warisan perjuangan Guru Tua, khususnya dalam bidang pendidikan dan pembinaan akhlak.

Baca berita lainnya :  Bupati Parigi Moutong Lepas Pawai Ogoh-Ogoh di Desa Tolai, Tegaskan Nilai Toleransi dan Budaya

Gubernur Sulawesi Tengah, Anwar Hafid, dalam sambutannya menyampaikan pesan mendalam tentang kekuatan cinta umat terhadap Guru Tua.

“Kalau bukan karena cinta kepada Guru Tua, tidak mungkin kita ada di sini. Ini adalah cinta yang tidak terbatas,” ujarnya penuh haru.

Ia menekankan bahwa jauh sebelum wacana Indonesia Emas 2045 digaungkan, Guru Tua telah lebih dahulu merintis fondasi kemajuan bangsa melalui jaringan pendidikan Alkhairaat. Menurutnya, pendidikan adalah satu-satunya jalan berkelanjutan untuk mengubah nasib bangsa.

Sementara itu, Ketua Utama Alkhairaat, Alwi bin Saggaf bin Muhammad Al-Jufri, dalam tausiyahnya mengingatkan tentang totalitas perjuangan Guru Tua yang mengabdikan seluruh hidupnya untuk umat.

Baca berita lainnya :  Bupati Hadiri HUT WHDI, Dorong Perempuan Lebih Mandiri dan Berdaya Saing

“Seluruh harta, waktu, dan usia beliau diwakafkan untuk kepentingan umat. Kini menjadi tanggung jawab kita untuk menjaga dan melanjutkan perjuangan itu,” tegasnya.

Kegiatan tersebut juga dihadiri sejumlah tokoh nasional, di antaranya Menteri Agama RI Nasaruddin Umar, Menteri ATR/BPN RI Nusron Wahid, Ketua KPU RI Mochammad Afifuddin, serta Ketua Bawaslu RI Rahmat Bagja.

Usai prosesi haul yang berlangsung khidmat, suasana kehangatan berlanjut. Bupati Erwin Burase mengundang seluruh masyarakat Parigi Moutong yang hadir untuk makan siang bersama di kediamannya di Palu. Momen tersebut menjadi ajang silaturahmi yang mempererat hubungan antara pemerintah daerah dan masyarakat.

Baca berita lainnya :  Bidan Garda Terdepan, Bupati Minta Tingkatkan Profesionalisme dan Layanan

Dalam suasana santai, Bupati didampingi jajaran pejabat daerah tampak berbaur tanpa sekat dengan warga, mencerminkan nilai kebersamaan yang diajarkan Guru Tua.

“Ini bukan sekadar seremoni tahunan, tetapi momentum untuk meneladani akhlak Guru Tua. Kebersamaan hari ini adalah wujud nyata ajaran beliau tentang persaudaraan,” ungkap salah satu warga.

Melalui peringatan Haul ke-58 ini, masyarakat diharapkan tidak hanya membawa pulang kenangan spiritual, tetapi juga komitmen untuk terus mengedepankan pendidikan, persatuan, dan akhlak mulia dalam kehidupan sehari-hari.

Total Views: 52
Example 728x90

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *