
Parimo,Updatesulawesi.id — Anggota DPRD Kabupaten Parigi Moutong, Abdin, S.E., menyoroti fungsi Lapangan Toraranga yang dinilai tidak lagi optimal sebagai pusat kegiatan seni dan hiburan masyarakat.
Hal itu disampaikan Abdin dalam Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Parigi Moutong dengan agenda laporan hasil reses anggota DPRD masa persidangan II tahun sidang 2025–2026 (18/05).
Dalam penyampaiannya, Abdin mengungkapkan aspirasi masyarakat yang diterimanya saat berlangsungnya kunjungan artis ibu kota, Tri Suaka dan Zidan, di kawasan Taman Masigi.
Menurutnya, di sela-sela kegiatan tersebut banyak warga menyampaikan keluhan terkait lokasi acara yang dianggap kurang representatif untuk pertunjukan hiburan berskala besar.
“Ada masukan dari masyarakat terkait tempat kegiatan kesenian. Mereka berharap Lapangan Toraranga dikembalikan pada fungsi awalnya sebagai lapangan kesenian di Kabupaten Parigi Moutong,” ujar Abdin di hadapan forum paripurna.
Ia menuturkan, saat konser berlangsung, banyak penonton kesulitan menyaksikan penampilan artis secara langsung karena keterbatasan lokasi dan pandangan penonton yang tertutup.
“Kemarin masyarakat menonton tidak kelihatan artisnya, yang terlihat cuma belakang kepala penonton lain. Mungkin beberapa ibu-ibu di sini juga merasakan hal yang sama,” katanya.
Karena itu, Abdin meminta perhatian pemerintah daerah, khususnya Wakil Bupati Parigi Moutong, agar mempertimbangkan kembali penggunaan Lapangan Toraranga sebagai pusat kegiatan seni dan hiburan rakyat.
Menurutnya, keberadaan ruang publik yang memadai sangat penting agar masyarakat dapat menikmati kegiatan kesenian dengan lebih nyaman dan tertib.
















