Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
Pelayanan PublikPmerintah Daerah

Dukcapil Parigi Moutong Akui Keterbatasan Fasilitas, Pelayanan Adminduk Terus Didekatkan ke Masyarakat

×

Dukcapil Parigi Moutong Akui Keterbatasan Fasilitas, Pelayanan Adminduk Terus Didekatkan ke Masyarakat

Sebarkan artikel ini
Kepala Bidang Pelayanan Pendaftaran Penduduk, Bahri, S.Sos. (Foto: Fita)

Parimo, Updatesulawesi.id – Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kabupaten Parigi Moutong mengakui masih menghadapi keterbatasan sarana dan prasarana dalam upaya meningkatkan pelayanan administrasi kependudukan (adminduk) kepada masyarakat.

Hal tersebut disampaikan Kepala Bidang Pelayanan Pendaftaran Penduduk, Bahri, S.Sos, dalam wawancara pada Senin (06/04). Ia menjelaskan, meski berbagai inovasi telah dilakukan, tantangan utama masih terletak pada minimnya fasilitas penunjang di lapangan.

“Upaya mendekatkan pelayanan sudah kami lakukan dengan membuka layanan di beberapa kecamatan seperti Taopa, Mepanga, dan Tinombo. Ke depan, kami juga berencana membuka layanan di kecamatan lain, termasuk Sausu,” ujar Bahri.

Baca berita lainnya :  UHC Tercapai, Sehat Bersama Maksimalkan Pelayanan Kesehatan Masyarakat

Program tersebut merupakan bagian dari strategi pemerintah daerah untuk memperluas jangkauan layanan adminduk agar lebih mudah diakses masyarakat, khususnya di wilayah terpencil.

Namun demikian, Bahri mengungkapkan bahwa keterbatasan peralatan seperti komputer dan printer masih menjadi kendala utama. Selain itu, kebutuhan pengadaan bahan penunjang seperti ribbon (tinta cetak) juga belum terpenuhi secara optimal.

“Kami masih sangat kekurangan alat. Ini yang menjadi kendala utama dalam meningkatkan kualitas pelayanan. Bahkan di beberapa lokasi, fasilitas yang ada belum memadai,” jelasnya.

Ia mencontohkan, di Kecamatan Taopa dan Mepanga, fasilitas pencetakan KTP elektronik masih terbatas. Sementara di Kecamatan Tinombo, peralatan yang digunakan sudah tergolong lama karena telah digunakan dalam jangka waktu panjang.

Baca berita lainnya :  Wagub Sulteng Buka MUKERDA GPdI 2026, Tegaskan Peran Gereja dalam Pembangunan Daerah

“Untuk saat ini baru tiga kecamatan yang terlayani, namun dua di antaranya masih mengalami kekurangan fasilitas,” tambahnya.

Meski demikian, dari sisi sumber daya manusia (SDM), Dukcapil memastikan jumlah petugas di lapangan relatif mencukupi. Hanya saja, keterbatasan alat membuat kinerja pelayanan belum maksimal.

“SDM kami cukup, bahkan ada yang harus diatur sistem shift agar tetap produktif. Jadi memang kendala utama ada pada fasilitas,” ujarnya.

Baca berita lainnya :  Panen Raya Jagung Lobu Mandiri, Wabup Tekankan Peran BUMDes Lindungi Petani

Lebih lanjut, Bahri menegaskan bahwa optimalisasi program sangat bergantung pada dukungan kebijakan dan anggaran dari pemerintah daerah. Di tengah kondisi efisiensi anggaran saat ini, pengadaan sarana menjadi tantangan tersendiri.

“Kami berharap ada solusi dari pimpinan, khususnya Bupati, agar kebutuhan fasilitas ini bisa terpenuhi dan pelayanan kepada masyarakat semakin maksimal,” tutupnya.

Dukcapil Parigi Moutong tetap berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas layanan, meskipun di tengah berbagai keterbatasan, demi memastikan seluruh masyarakat dapat memiliki dokumen kependudukan secara merata.

Total Views: 12
Example 728x90

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *