Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
Pmerintah Daerah

Wabup Parigi Moutong Ajak Seluruh Elemen Jaga Kelestarian Mangrove dan Kawasan Pesisir

×

Wabup Parigi Moutong Ajak Seluruh Elemen Jaga Kelestarian Mangrove dan Kawasan Pesisir

Sebarkan artikel ini
Wakil Bupati Parigi Moutong, Abdul Sahid. (Foto: AS)

Parimo,Updatesulawesi.id – Wakil Bupati Parigi Moutong, Abdul Sahid, mengajak seluruh elemen masyarakat memperkuat sinergi dalam menjaga kelestarian ekosistem mangrove dan kawasan pesisir demi keberlanjutan lingkungan serta kesejahteraan masyarakat pesisir.

Ajakan tersebut disampaikan saat membuka kegiatan Lokakarya Advokasi Kebijakan Pengelolaan Ekosistem Mangrove dan Kawasan Pesisir di Kabupaten Parigi Moutong, Selasa (20/5/2026).

Dalam sambutannya, Abdul Sahid menegaskan bahwa kawasan pesisir dan ekosistem mangrove memiliki peran strategis bagi kehidupan masyarakat, baik dari sisi ekologis, sosial maupun ekonomi.

“Kawasan pesisir dan ekosistem mangrove merupakan sumber kehidupan yang memberikan manfaat besar bagi masyarakat,” ujarnya.

Baca berita lainnya :  Candra Setiawan Desak Pemda Parigi Moutong Segera Lantik PPPK Paruh Waktu

Ia menjelaskan, hutan mangrove tidak hanya berfungsi melindungi garis pantai dari abrasi dan gelombang laut, tetapi juga menjadi habitat berbagai biota laut, penyerap karbon alami, hingga penopang mata pencaharian masyarakat pesisir.

Namun demikian, Abdul Sahid mengingatkan bahwa keberadaan ekosistem mangrove saat ini menghadapi berbagai ancaman serius, mulai dari alih fungsi lahan, penebangan liar, pencemaran lingkungan hingga dampak perubahan iklim.

Menurutnya, jika tidak dikelola secara bijaksana dan berkelanjutan, kerusakan lingkungan pesisir akan berdampak besar terhadap kehidupan masyarakat dan generasi mendatang.

Baca berita lainnya :  Menuju 2027, Bappelitbangda Parigi Moutong Fokus Tajamkan Arah Pembangunan

Karena itu, Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong terus mendorong kolaborasi lintas sektor antara pemerintah daerah, pemerintah desa dan kelurahan, organisasi masyarakat, akademisi, dunia usaha hingga masyarakat luas dalam menjaga dan mengelola kawasan pesisir secara berkelanjutan.

Abdul Sahid menilai lokakarya tersebut menjadi momentum penting untuk meningkatkan pemahaman, kapasitas dan kesadaran masyarakat serta aparatur desa terkait pentingnya integrasi pengelolaan keanekaragaman hayati dalam perencanaan pembangunan daerah maupun desa.

“Pembangunan tidak hanya berorientasi pada pertumbuhan ekonomi semata, tetapi juga harus memperhatikan keberlanjutan lingkungan dan keseimbangan ekosistem,” katanya.

Baca berita lainnya :  Perkuat Keimanan, Pemda Parimo Dukung Daurah Ramadhan Muslimah

Ia berharap melalui kegiatan tersebut dapat lahir berbagai rekomendasi, gagasan serta langkah konkret yang mampu memperkuat kebijakan pengelolaan ekosistem mangrove dan kawasan pesisir di Kabupaten Parigi Moutong.

Selain itu, Abdul Sahid juga mengajak seluruh peserta lokakarya memanfaatkan forum tersebut sebagai ruang diskusi, berbagi pengalaman dan memperkuat jejaring kerja sama demi terwujudnya pengelolaan lingkungan yang berkelanjutan dan berpihak pada kesejahteraan masyarakat.

“Menjaga lingkungan bukan hanya tanggung jawab pemerintah, melainkan tanggung jawab kita bersama,” tegasnya.

Total Views: 19
Example 728x90

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *