Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
Pmerintah Daerah

Lomba B2SA Semarak, Parimo Mulai Waspadai Krisis Bahan Baku SPPG

×

Lomba B2SA Semarak, Parimo Mulai Waspadai Krisis Bahan Baku SPPG

Sebarkan artikel ini
(Foto: Fita)

Parimo,Updatesulawesi.id – Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Parigi Moutong menggelar Lomba Cipta Menu Makan Bergizi Gratis berbasis B2SA (Beragam, Bergizi, Seimbang dan Aman) sebagai upaya mendorong pemanfaatan pangan lokal sekaligus meningkatkan pola konsumsi masyarakat yang sehat dan bergizi.

Laporan kegiatan dibacakan langsung oleh Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Parigi Moutong, Sofiana. Dalam keterangannya, ia menegaskan bahwa kegiatan tersebut bertujuan memasyarakatkan pentingnya keberagaman pangan dalam konsumsi sehari-hari, khususnya berbasis pangan lokal yang tersedia di Kabupaten Parigi Moutong.

Menurutnya, kegiatan ini juga melibatkan seluruh pengelola gizi pada Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kabupaten Parigi Moutong sebagai bentuk kolaborasi antara Dinas Ketahanan Pangan dan SPPG dalam menciptakan inovasi menu pangan lokal.

“Ini merupakan bentuk kreativitas dan inovasi Dinas Ketahanan Pangan bersama SPPG untuk mendorong konsumsi pangan lokal yang nantinya dapat dikelola dan dimanfaatkan oleh SPPG di Kabupaten Parigi Moutong,” ujarnya.

Baca berita lainnya :  Pemkab Parimo Percepat Perlindungan Pekerja Rentan, Ribuan Tenaga Informal Disiapkan Masuk Skema Jaminan Sosial

Dari total 23 kecamatan yang diundang, tercatat hanya 15 kecamatan yang hadir dan mengikuti lomba melalui Tim Penggerak PKK kecamatan masing-masing. Meski demikian, pihaknya tetap mengapresiasi dukungan para camat dan Ketua TP-PKK kecamatan yang telah mendukung pelaksanaan kegiatan di tengah kondisi efisiensi anggaran.

Kegiatan tersebut juga mendapat dukungan dari Bank Sulteng sebagai sponsor utama. Dukungan pemerintah daerah dan sponsor dinilai menjadi faktor penting sehingga kegiatan dapat berlangsung meriah dan bermanfaat bagi masyarakat.

Selain lomba cipta menu, kegiatan itu juga dirangkaikan dengan bazar pangan yang melibatkan APJI Kabupaten Parigi Moutong serta Gerakan Pangan Murah guna membantu masyarakat mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga terjangkau sekaligus mengantisipasi inflasi daerah.

Baca berita lainnya :  Open House Bupati Parigi Moutong, Wadah Silaturahmi dan Komunikasi dengan Masyarakat

Dalam lomba tersebut, panitia menghadirkan tiga kategori menu, yakni makanan untuk lansia, makanan dewasa, dan makanan bayi. Dewan juri diminta melakukan penilaian secara objektif agar hasil lomba dapat diterima semua pihak.

“Kami berharap lomba ini mampu melahirkan inovasi dan kreativitas TP-PKK kecamatan dalam menciptakan menu sehat dan menarik bagi penerima manfaat program makan bergizi,” katanya.

Sementara itu, berdasarkan laporan Koordinator Wilayah Kabupaten Parigi Moutong, saat ini terdapat 22 SPPG di wilayah tersebut. Sebanyak 19 SPPG telah beroperasi, sedangkan tiga lainnya masih dalam proses dan akan segera berjalan dalam waktu dekat.

Baca berita lainnya :  APBD 2026 Disorot Gubernur, Husen Nilai Pemda Parigi Moutong Kurang Harmonis

Namun demikian, Dinas Ketahanan Pangan juga menyoroti potensi keterbatasan bahan baku pangan, khususnya telur dan daging ayam, seiring bertambahnya jumlah SPPG di Kabupaten Parigi Moutong.

“Kalau nanti jumlah SPPG terus bertambah hingga 50 unit, maka kebutuhan bahan baku juga akan meningkat dan bisa menjadi tantangan tersendiri,” ungkapnya.

Sebagai langkah antisipasi, Dinas Ketahanan Pangan telah menyiapkan bantuan bibit tanaman pangan seperti cabai, terong, dan tomat untuk dibagikan kepada masyarakat, kecamatan, kelompok tani, hingga kelompok dasawisma PKK di tingkat desa.

Masyarakat yang ingin memanfaatkan pekarangan rumah untuk budidaya tanaman pangan dipersilakan mengajukan permohonan kepada Dinas Ketahanan Pangan agar bibit tersebut dapat disalurkan dan diberdayakan demi mendukung ketahanan pangan daerah.

Total Views: 367
Example 728x90

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *