Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
Parigi Moutong

Sunarti Targetkan Tak Ada Lagi Anak Putus Sekolah di Parigi Moutong

×

Sunarti Targetkan Tak Ada Lagi Anak Putus Sekolah di Parigi Moutong

Sebarkan artikel ini
Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, Sunarti.arsip Updatesulawesi.id

Parimo,Updatesulawesi.id – Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, Sunarti, menegaskan komitmennya untuk memastikan tidak ada lagi anak usia sekolah yang tertinggal dalam menikmati pendidikan.

“Kedepan tidak ada lagi anak-anak kita yang tidak menikmati pendidikan,” ujar Sunarti kepada wartawan usai menghadiri upacara peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) di Parigi, Jumat (02/05/2025).

Baca berita lainnya :  Gubernur Sulteng Hadiri Lebaran Ketupat di Bantaya

Menurutnya, sektor pendidikan di Parigi Moutong telah memberikan kontribusi signifikan dalam menurunkan angka kemiskinan ekstrem serta meningkatkan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) di daerah tersebut.

“Untuk pendidikan di Parimo, Alhamdulillah kita sudah berkontribusi pada penurunan kemiskinan ekstrem dan peningkatan IPM,” ucapnya.

Sunarti menjelaskan bahwa capaian ini diraih melalui upaya menekan angka putus sekolah, khususnya lewat program yang dijalankan oleh Bidang PAUD dan Pendidikan Masyarakat (Dikmas) Disdikbud Parigi Moutong.

Baca berita lainnya :  Persiapan Pelantikan,Gubernur dan Wakil Gubernur Sulawesi Tengah Jalani Pemeriksaan Kesehatan di Jakarta

Pihaknya terus mendorong anak-anak yang sebelumnya putus sekolah agar kembali mengenyam pendidikan, baik melalui jalur formal maupun non-formal.

Sebagai bagian dari strategi itu, Pusat Kegiatan Belajar Mengajar (PKBM) telah dibentuk hampir di setiap kecamatan untuk mengakomodasi anak-anak putus sekolah.

“Secara nasional, kita sudah melihat progres yang baik. Dari angka 60.000 anak putus sekolah, kita sudah berhasil menekan sekitar 10.000 anak untuk kembali bersekolah,” jelas Sunarti.

Baca berita lainnya :  362 Jumlah Wabin Lapas Parimo,311 Masuk DPT Dan DPTB Pilkada 2024

Ia menambahkan, masih ada sebagian masyarakat yang belum bersekolah karena sudah tidak lagi berada dalam usia sekolah. Namun demikian, pihaknya tetap memberikan layanan pendidikan non-formal bagi kelompok ini.

“Jadi, ini adalah bagian dari pengembangan pendidikan yang mendukung program pemerintah daerah,” pungkasnya.

Total Views: 467
Example 728x90

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *