
Parimo, Updatesulawesi.id – Wakil Ketua Dewan Pengurus Wilayah Partai Kebangkitan Bangsa (DPW PKB) Sulawesi Tengah, Rahmawati M. Nur, mengingatkan seluruh kader PKB agar mengedepankan politik kehadiran melalui kerja nyata, pengabdian, serta perjuangan untuk kepentingan masyarakat.
Pesan tersebut disampaikan Rahmawati saat pengukuhan pengurus Dewan Pengurus Cabang (DPC) PKB Kabupaten Parigi Moutong periode 2026–2031, Kamis (15/10/2026). Kegiatan itu dirangkaikan dengan orientasi politik dan Musyawarah Kerja Cabang (Muskercab).
Dalam sambutannya, Rahmawati menegaskan bahwa kekuatan politik tidak semata-mata ditentukan oleh kemampuan finansial, tetapi juga oleh kedekatan dengan masyarakat, doa, dan komitmen untuk terus memperjuangkan kepentingan rakyat.
Ia mengutip pesan Ketua Umum PKB yang menekankan pentingnya politik kehadiran bagi seluruh kader partai.
“Bahwa politik kehadiran itu sangat penting untuk kita, karena kita tidak punya uang, yang kita punya itu cuma doa dan selawat,” ujar Rahmawati.
Anggota DPRD Provinsi Sulawesi Tengah tersebut menegaskan, politik kehadiran tidak boleh berhenti sebagai slogan atau sekadar disampaikan dalam forum partai. Prinsip itu, menurutnya, harus diwujudkan melalui tindakan nyata, terutama oleh kader yang mendapat amanah sebagai anggota DPRD.
Ia meminta para anggota DPRD PKB Kabupaten Parigi Moutong untuk aktif berada di tengah masyarakat, mendengarkan keluhan warga, serta memperjuangkan aspirasi yang menjadi kebutuhan masyarakat.
“Selamat bekerja, selamat mengabdi untuk masyarakat. Kita harus selalu hadir untuk masyarakat. Jadi, untuk para anggota DPRD Kabupaten Parigi Moutong, saya mohon kehadiran sahabat di tengah-tengah masyarakat,” katanya.
Rahmawati juga menekankan pentingnya membuktikan komitmen melalui tindakan, bukan sekadar janji.
“Buktikan secara nyata, sahabat hadir di tengah masyarakat atau ketika masyarakat butuh kita, kita hadir untuk masyarakat,” tegasnya.
Selain menekankan pentingnya politik kehadiran, Rahmawati mengajak kader PKB, khususnya yang beragama Islam, untuk memperbanyak selawat dan terus menebar kebaikan di tengah masyarakat.
Ia berharap nilai-nilai spiritual tersebut dapat berjalan beriringan dengan kerja politik yang berorientasi pada pelayanan publik dan kesejahteraan rakyat.
Rahmawati juga mengingatkan pentingnya memperkuat struktur organisasi PKB hingga tingkat desa dan dusun sebagai bagian dari konsolidasi partai dalam menghadapi Pemilu 2029.
Menurutnya, penguatan organisasi harus disertai dengan komitmen kader untuk memperjuangkan aspirasi masyarakat, baik melalui kerja-kerja politik maupun peran kelembagaan di DPRD.
Ia berharap kader PKB dapat memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan Kabupaten Parigi Moutong dan peningkatan kesejahteraan masyarakat Sulawesi Tengah.
Dalam kesempatan tersebut, Rahmawati turut menyampaikan apresiasi kepada Bupati Parigi Moutong H. Erwin Burase, S.Kom., Wakil Bupati H. Abdul Sahid, S.Pd., para pimpinan partai politik, serta tokoh daerah yang hadir dalam kegiatan pengukuhan tersebut.
Sementara itu, Ketua DPC PKB Kabupaten Parigi Moutong, Sukiman Tahir, menyatakan komitmennya untuk memperkuat konsolidasi organisasi dan menjalankan pesan politik kehadiran sebagaimana disampaikan Rahmawati.
Ia menegaskan, pengurus bersama kader dan simpatisan PKB akan terus bekerja untuk memperjuangkan kepentingan masyarakat sekaligus memperkuat organisasi partai hingga tingkat kecamatan.
“In sya Allah, penegasan Ibu Rahma tentang politik kehadiran akan selalu kami jalankan. Sebagai ketua, saya bersama-sama pengurus, kader, dan simpatisan PKB Parigi Moutong akan terus bekerja demi kesejahteraan rakyat dan kebesaran partai,” kata Sukiman.
Pengukuhan pengurus DPC PKB Kabupaten Parigi Moutong periode 2026–2031 tersebut menjadi bagian dari konsolidasi organisasi untuk memperkuat kesiapan partai menghadapi agenda politik mendatang.
Melalui kepengurusan baru, PKB Parigi Moutong diharapkan mampu memperkuat struktur organisasi, meningkatkan keterlibatan kader di tengah masyarakat, serta menjadikan perjuangan aspirasi rakyat sebagai bagian penting dari kerja politik partai.














