Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
BeritaPeristiwa

Agenda Negara Bubar di Menit Akhir, Kunjungan Menteri Transmigrasi ke Parigi Moutong Gagal Terlaksana

×

Agenda Negara Bubar di Menit Akhir, Kunjungan Menteri Transmigrasi ke Parigi Moutong Gagal Terlaksana

Sebarkan artikel ini
Potongan Jadwal Tentative kunjungan Menteri Transmigrasi RI. (Foto: Istimewa)

Parimo, Updatesulawesi.id – Rencana kunjungan Menteri Transmigrasi ke Kabupaten Parigi Moutong yang sebelumnya telah diumumkan secara resmi oleh Pemerintah Daerah (Pemda), mendadak batal. Padahal, jadwal kunjungan lengkap beserta rundown kegiatan telah dirilis dan dipastikan berlangsung pada 13–14 Februari 2026.

Pembatalan agenda tingkat nasional itu disampaikan secara singkat melalui pesan WhatsApp yang diteruskan Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan (Kabag Prokopim) Setda Parigi Moutong, Moh. Rain Abdullah, Rabu (11/02).

Baca berita lainnya :  BPBD Pasang Papan Imbauan, Perkuat Pencegahan Karhutla di Jalur Toboli–Donggala

Dalam pesan tersebut disebutkan bahwa pembatalan terjadi karena Menteri Transmigrasi memiliki agenda mendadak yang tidak dapat diwakilkan.

“Menginfokan, untuk rencana kegiatan di Parigi Moutong tidak jadi dilaksanakan mengingat Pak Menteri di tanggal tersebut ada kegiatan mendadak yang tidak bisa diwakilkan. Sekali lagi mohon maaf atas ketidaknyamanannya. Mohon permakluman,” tulis pesan tersebut.

Pembatalan yang terkesan mendadak ini langsung memicu tanda tanya publik. Pasalnya, berbagai persiapan penyambutan hingga peninjauan lokasi telah dilakukan sejumlah pihak, termasuk instansi teknis yang terlibat dalam agenda kunjungan.

Baca berita lainnya :  Warga Bambalemo Digegerkan Penemuan Pria 61 Tahun Meninggal di Rumah, Polisi Pastikan Tanpa Tanda Kekerasan

Sejumlah titik yang sebelumnya masuk dalam jadwal resmi bahkan telah dipersiapkan untuk menjadi lokasi peninjauan langsung oleh Menteri, terutama yang berkaitan dengan program strategis transmigrasi dan ketenagakerjaan di daerah.

Hingga kini, belum ada penjelasan resmi terkait kemungkinan penjadwalan ulang kunjungan tersebut. Pemda Parigi Moutong juga belum memberikan keterangan detail mengenai dampak pembatalan terhadap program-program yang rencananya akan dievaluasi langsung oleh pemerintah pusat.

Baca berita lainnya :  Jokowi Minta ASEAN Tangani Masalah Muslim Rohingya di Rakhine State

Situasi ini menimbulkan spekulasi di tengah masyarakat, mengingat kunjungan tersebut dinilai penting untuk mendorong penguatan program transmigrasi sekaligus membuka peluang pengembangan kawasan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Publik kini menunggu kepastian dan transparansi lanjutan dari pemerintah terkait nasib agenda strategis tersebut.

Total Views: 180
Example 728x90

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *