Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
Pmerintah Daerah

Bupati Parigi Moutong Buka Seleksi Terbuka Jabatan: Tanpa Intervensi, Berbasis Kompetensi dan Transparansi

×

Bupati Parigi Moutong Buka Seleksi Terbuka Jabatan: Tanpa Intervensi, Berbasis Kompetensi dan Transparansi

Sebarkan artikel ini
Bupati Parigi Moutong, Erwin Burase. (Foto: Fita)

Parimo,updatesulawesi.id – Bupati Parigi Moutong, Erwin Burase, menegaskan komitmennya dalam membangun birokrasi yang profesional melalui pelaksanaan seleksi terbuka (open bidding) jabatan yang transparan, objektif, dan bebas dari intervensi.

Hal tersebut disampaikan dalam sambutannya saat pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan pejabat administrator, pengawas, pejabat fungsional, serta kepala sekolah di lingkungan Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong.

Bupati mengungkapkan bahwa proses seleksi terbuka saat ini tengah berjalan dan mendapat respons positif dari aparatur sipil negara (ASN). Hingga saat ini, puluhan peserta telah mendaftar dan jumlah tersebut diperkirakan akan terus bertambah hingga penutupan pendaftaran.

“Silakan mendaftar. Pilih jabatan sesuai kemampuan dan bidang masing-masing. Semakin banyak yang ikut, semakin baik,” tegasnya.

Baca berita lainnya :  Wabup Abdul Sahid: Jangan Berhenti di Seremonial, Rawat Pohon Hingga Tumbuh

Ia juga mendorong para camat dan pejabat lainnya untuk berpartisipasi, menegaskan bahwa kesempatan terbuka bagi siapa saja yang memenuhi syarat.

Bupati memastikan bahwa dirinya tidak akan melakukan intervensi dalam proses seleksi. Penilaian sepenuhnya diserahkan kepada tim seleksi independen yang terdiri dari akademisi dan unsur profesional dari tingkat provinsi.

“Tim seleksi diisi oleh profesor dan tenaga akademisi. Saya minta mereka menilai secara objektif berdasarkan kompetensi, bukan kepentingan,” ujarnya.

Peserta akan melalui tahapan seleksi ketat hingga mengerucut ke tiga besar terbaik. Pada tahap akhir, Bupati akan melakukan wawancara untuk menilai kesiapan, visi, serta kemampuan kandidat dalam mengelola organisasi perangkat daerah (OPD).

Baca berita lainnya :  Pemkab Parigi Moutong Awasi Program Magang, Sekda Tinjau Langsung LPK Kessaku

Bupati menegaskan bahwa proses seleksi ini menjadi momentum penting untuk membenahi sistem birokrasi di Parigi Moutong agar lebih profesional dan berintegritas.

“Kalau tidak kita mulai sekarang, kapan lagi kita berbenah? Kita ingin sistem ini berjalan transparan dan bisa dipertanggungjawabkan,” katanya.

Ia menambahkan, hasil seleksi tidak hanya bergantung pada nilai akademik, tetapi juga kesiapan kepemimpinan dan kemampuan menerjemahkan visi pembangunan daerah.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati juga menyoroti luasnya wilayah Parigi Moutong yang menjadi tantangan tersendiri dalam tata kelola pemerintahan.

Ia menggambarkan jarak antarwilayah yang cukup jauh, sehingga membutuhkan aparatur yang kompeten, adaptif, dan mampu bekerja efektif di berbagai kondisi.

Baca berita lainnya :  Posyandu Berbasis 6 SPM, Pemkab Parigi Moutong Matangkan Implementasi Layanan Terpadu

“Wilayah kita sangat luas. Mengelolanya tidak bisa sendiri, butuh kerja bersama OPD, DPRD, dan masyarakat,” jelasnya.

Di akhir arahannya, Bupati mengajak seluruh elemen, termasuk masyarakat, untuk turut memberikan masukan dan kritik yang membangun demi kemajuan daerah.

Menurutnya, pemerintahan yang baik tidak hanya bergantung pada pemimpin, tetapi juga pada partisipasi aktif semua pihak.

“Kita butuh kebersamaan. Kritik yang membangun sangat penting agar kita bisa terus memperbaiki diri,” pungkasnya.

Melalui seleksi terbuka ini, Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong berharap dapat melahirkan pejabat-pejabat yang profesional, berintegritas, dan mampu menjawab tantangan pembangunan di daerah.

Total Views: 19
Example 728x90

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *