Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
Uncategorized

Warga Avolua Masih Berjuang Bangkit, Bupati Erwin Salurkan Bantuan

×

Warga Avolua Masih Berjuang Bangkit, Bupati Erwin Salurkan Bantuan

Sebarkan artikel ini
Bupati Parigi Moutong, Erwin Burase bersama Plt. Kepala BPBD Parigi Moutong, Rivai dan Kepala Disketapang Parigi Moutong, Sofiana serta Warga Penerima Bantuan Bencana Banjir Bandang Avolua. (Foto: Fita)

Parimo, Updatesulawesi.id – Warga Desa Avolua, Kecamatan Parigi Utara, Kabupaten Parigi Moutong, masih berjibaku membersihkan sisa material lumpur dan banjir yang menerjang permukiman mereka.

Di tengah proses pemulihan tersebut, Bupati Parigi Moutong Erwin Burase kembali turun langsung meninjau kondisi warga sekaligus menyerahkan bantuan, Sabtu (5/9/2026) siang.

Dalam kunjungannya, Erwin melihat kondisi sejumlah rumah warga yang terdampak banjir. Ia juga mengecek drainase serta aliran sungai di sekitar permukiman untuk memastikan material yang masih tersisa tidak kembali menghambat aliran air ketika hujan turun.

Peninjauan tersebut dilakukan untuk memastikan proses penanganan pascabencana berjalan dan kebutuhan warga terdampak tetap mendapat perhatian pemerintah.

Melalui Dinas Ketahanan Pangan, Pemkab Parigi Moutong menyalurkan 760 kilogram beras kepada 76 kepala keluarga (KK) terdampak. Setiap keluarga menerima bantuan sebanyak 10 kilogram beras.

Baca berita lainnya :  RSUD Anuntaloko Perkuat Layanan Kesehatan, Plt. BLUD Tegaskan Komitmen Berikan Pelayanan Prima bagi Masyarakat

Selain bantuan pangan, pemerintah juga menyerahkan 10 paket perlengkapan dapur kepada warga yang mengalami dampak lebih parah.

Erwin mengatakan, bantuan tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat selama proses pemulihan berlangsung.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat dalam penanganan warga pascabanjir, mulai dari Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah, TNI, Taruna Siaga Bencana (Tagana), Dinas Sosial hingga Dinas Kesehatan.

“Terima kasih banyak kepada seluruh pihak yang terlibat dalam penanganan warga pascabanjir,” ujar Erwin.

Menurutnya, pemerintah daerah akan terus berkoordinasi untuk memastikan penanganan warga terdampak berjalan. Persoalan yang menjadi kewenangan pemerintah pusat, kata dia, akan dilaporkan agar dapat segera ditindaklanjuti.

“Kita berharap penanganan ini dapat segera dilakukan. Pemerintah daerah akan terus berkomunikasi dan menyampaikan laporan kepada pemerintah pusat agar persoalan yang menjadi kewenangan pemerintah pusat dapat segera ditindaklanjuti,” katanya.

Baca berita lainnya :  Pemkab Parigi Moutong Perkuat Mitigasi Bencana, FGD Ungkap Ancaman Banjir, Gempa hingga Likuifaksi

Warga: Bantuan Tak Hanya Soal PanganBagi warga Avolua, bantuan pemerintah menjadi dukungan penting di tengah proses membersihkan rumah dan lingkungan dari sisa material banjir. Mereka juga perlahan berupaya kembali menjalankan aktivitas sehari-hari.

Salah seorang warga penerima bantuan mengapresiasi perhatian pemerintah daerah terhadap kondisi masyarakat sejak bencana terjadi.

“Kita sangat berterima kasih kepada pemerintah daerah yang sudah membantu sampai saat ini,” ujarnya.

Menurut dia, dukungan yang diberikan pemerintah tidak hanya berupa bantuan pangan, tetapi juga penanganan di lapangan, termasuk pembersihan material banjir dan pelayanan kesehatan bagi warga terdampak.

“Mulai dari membantu membersihkan material longsor, hingga memberikan bantuan makanan, pelayanan kesehatan dan lain-lain,” katanya.

Baca berita lainnya :  Disdikbud Klarifikasi Video Viral SDK Ogomojolo, Sekolah Masuk Usulan Revitalisasi Tahap II

Namun, kebutuhan warga pascabencana tidak berhenti pada persoalan pangan dan pembersihan lingkungan. Dampak banjir juga mulai dirasakan masyarakat yang menggantungkan penghasilan dari usaha yang hingga kini belum dapat berjalan normal.

Seorang warga berharap pemerintah dapat mencarikan solusi bagi masyarakat yang memiliki usaha tetapi aktivitasnya terhenti akibat bencana, termasuk dalam memenuhi kewajiban pembayaran kredit.

“Kalau bisa, bagi masyarakat yang memiliki usaha dan usahanya mandek akibat bencana, ada solusi untuk pembayaran kredit pinjaman mereka,” harapnya.

Pemulihan Desa Avolua pun masih berlanjut. Bagi warga, perhatian pemerintah dibutuhkan bukan hanya untuk memenuhi kebutuhan dasar, tetapi juga memastikan lingkungan tempat tinggal kembali aman serta roda perekonomian masyarakat dapat berangsur pulih.

Total Views: 38
Example 728x90

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *