Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
Bencana

Banjir Terjang Desa Bukit Makmur, 28 KK Terdampak dan Jembatan Penghubung Putus

×

Banjir Terjang Desa Bukit Makmur, 28 KK Terdampak dan Jembatan Penghubung Putus

Sebarkan artikel ini
Bencana banjir melanda Desa Bukit Makmur, Dusun VI, Kecamatan Bolano Lambunu, Kabupaten Parigi Moutong, pada Minggu (26/04) sekitar pukul 14.00 WITA. (Foto: Pusdalops BPBD Parimo )

Parimo, Updatesulawesi.id – Bencana banjir melanda Desa Bukit Makmur, Dusun VI, Kecamatan Bolano Lambunu, Kabupaten Parigi Moutong, pada Minggu (26/04) sekitar pukul 14.00 WITA. Peristiwa ini terjadi akibat hujan dengan intensitas tinggi yang menyebabkan sungai meluap dan merendam permukiman warga.

Berdasarkan laporan Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) BPBD Parigi Moutong yang diterima pada Senin (27/4/2026) pukul 10.53 WITA, banjir tersebut berdampak pada sedikitnya 28 kepala keluarga (KK) di wilayah terdampak.

Baca berita lainnya :  Permintaan Warga Direspons Cepat, BPBD Parigi Moutong Lengkapi Alkon

Selain merendam rumah warga, luapan air juga mengakibatkan jembatan penghubung di Dusun VI terputus, sehingga mengganggu akses mobilitas masyarakat. Fasilitas umum seperti masjid turut terdampak dalam kejadian tersebut.

Meski tidak dilaporkan adanya kerusakan berat pada rumah warga maupun korban jiwa, kejadian ini tetap menimbulkan kerugian dan kesulitan bagi masyarakat setempat, terutama terkait akses transportasi akibat putusnya jembatan.

Baca berita lainnya :  Karhutla Landa Desa Avolua, 20 Hektare Lahan Terbakar

Menindaklanjuti kejadian tersebut, BPBD Kabupaten Parigi Moutong bersama aparat desa dan relawan Tim Reaksi Cepat (TRC) segera melakukan koordinasi serta kaji cepat di lokasi kejadian guna memastikan kondisi lapangan dan kebutuhan mendesak masyarakat.

Adapun kebutuhan prioritas saat ini meliputi perbaikan jembatan penghubung yang terputus serta penguatan tanggul sungai menggunakan bronjong untuk mencegah terjadinya banjir susulan.

Proses penanganan di lapangan juga melibatkan aparat desa, relawan, serta masyarakat yang secara gotong royong membantu penanganan dampak banjir.

Baca berita lainnya :  16 Orang Meninggal Dunia , 24 Luka -luka Akibat Banjir Bandang di Sitaro : Tiga Korban di Nyatakan Hilang

Sementara itu, kondisi terkini dilaporkan bahwa air telah surut dan masyarakat mulai melakukan pembersihan di lingkungan masing-masing.

BPBD Parigi Moutong mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem yang masih berpeluang terjadi, serta terus meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi bencana.

Total Views: 44
Example 728x90

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *