Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
Bencana

Banjir Rendam Permukiman Warga, BPBD Turun Lakukan Kaji Cepat

×

Banjir Rendam Permukiman Warga, BPBD Turun Lakukan Kaji Cepat

Sebarkan artikel ini
Banjir sudah masuk ke rumah warga. (Foto: Pusdalops BPBD Parimo)

Parimo, Updatesulawesi.id — Hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah Kabupaten Parigi Moutong pada Jumat (03/04) sore memicu terjadinya banjir di sejumlah desa di Kecamatan Moutong dan Taopa. Air sungai yang meluap merendam permukiman warga dan memaksa sebagian warga mengungsi.

Berdasarkan laporan Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Parigi Moutong, banjir terjadi sekitar pukul 17.00 WITA. Wilayah terdampak meliputi Desa Gio Barat dan Desa Pandelalap di Kecamatan Moutong, serta Desa Paria, Desa Tompo, dan Desa Sibatang di Kecamatan Taopa.

Baca berita lainnya :  Hujan Deras Picu Banjir di Dua Desa di Moutong, Ratusan KK Terdampak

“Curah hujan yang tinggi menyebabkan debit air sungai meningkat dan meluap hingga masuk ke rumah-rumah warga,” demikian keterangan dalam laporan resmi BPBD.

Di Desa Gio Barat, tercatat sebanyak 35 kepala keluarga terdampak banjir. Di antaranya terdapat 20 balita, 10 lansia, dan satu penyandang disabilitas. Sementara itu, satu rumah dilaporkan mengalami kerusakan ringan.

Sejumlah warga juga terpaksa mengungsi. Di Desa Gio Barat, satu kepala keluarga dengan empat jiwa mengungsi, termasuk satu balita. Sedangkan di Desa Pandelalap, empat kepala keluarga turut mengungsi, dengan rincian satu balita dan satu lansia.

Baca berita lainnya :  Bupati Tapanuli Selatan Apresiasi Kementan atas Bantuan Kemanusiaan untuk Korban Banjir dan Longsor

Hingga saat ini, tidak ada laporan korban jiwa akibat peristiwa tersebut. Sementara itu, kerusakan pada sektor pertanian dan perkebunan masih dalam proses pendataan oleh petugas di lapangan.

BPBD Parigi Moutong bersama aparat desa, masyarakat, serta relawan Tim Reaksi Cepat (TRC) dari Kecamatan Moutong dan Taopa telah melakukan langkah awal dengan berkoordinasi untuk penanganan darurat. Tim TRC juga sedang menuju lokasi untuk melakukan asesmen atau kaji cepat.

Baca berita lainnya :  Karhutla Merebak, 14 Titik Terbakar di Parigi Moutong

Kondisi terkini, air dilaporkan masih belum surut. Kebutuhan mendesak yang diperlukan saat ini adalah bantuan logistik bagi warga terdampak.

Pihak BPBD mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi banjir susulan, mengingat curah hujan yang masih berpotensi tinggi di wilayah tersebut.

Total Views: 43
Example 728x90

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *