Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
Pmerintah Daerah

Bupati Erwin Tinjau Pemanfaatan Papan Digital di Sekolah, Soroti Keamanan dan Jaringan Internet

×

Bupati Erwin Tinjau Pemanfaatan Papan Digital di Sekolah, Soroti Keamanan dan Jaringan Internet

Sebarkan artikel ini
Bupati Parigi Moutong, H. Erwin Burase, meninjau langsung pemanfaatan PID. (Foto: Diskominfo Parimo)

Parimo, Updatesulawesi.id – Bupati Parigi Moutong, H. Erwin Burase, meninjau langsung pemanfaatan Papan Interaktif Digital (PID) di SMP Satap 2 Mepanga, Desa Maranti, Kecamatan Mepanga, Selasa (13/10/2026).

Peninjauan tersebut dilakukan untuk mengevaluasi efektivitas penggunaan teknologi digital dalam mendukung proses belajar mengajar sekaligus mengidentifikasi kendala yang dihadapi sekolah.

Program PID merupakan bagian dari upaya percepatan digitalisasi pendidikan yang menjadi salah satu prioritas Presiden RI, Prabowo Subianto.

Dalam kunjungan itu, Erwin didampingi Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Parigi Moutong, Sunarti, S.Pd., M.Pd., Kepala Bidang Manajemen Sekolah Dasar, Ibrahim, S.Pd., M.Si., serta Kepala Bidang SMP, Sarwana, S.Pd.

Erwin mengatakan, peninjauan lapangan diperlukan untuk memastikan bantuan perangkat digital tersebut benar-benar dimanfaatkan oleh sekolah dan memberikan manfaat bagi siswa maupun tenaga pendidik.

“Peninjauan ini kita lakukan untuk mengecek secara langsung sejauh mana PID ini benar-benar dimanfaatkan oleh pihak sekolah dalam mendukung kegiatan pembelajaran,” ujar Erwin.

Baca berita lainnya :  Satu Nomor untuk Semua Darurat, 112 Resmi Beroperasi di Parigi Moutong

Menurutnya, hasil pemantauan menunjukkan bahwa keberadaan PID mendapat respons positif dari guru dan siswa. Penggunaan media pembelajaran berbasis visual dan interaktif dinilai membantu siswa memahami materi yang disampaikan di kelas.

“Alhamdulillah, respons anak-anak kita sangat senang. Mereka mengaku lebih cepat memahami dan menangkap pelajaran yang disampaikan oleh guru. Kehadiran teknologi ini jelas sangat membantu efektivitas mengajar para guru di kelas,” katanya.

Meski demikian, pemerintah daerah juga menemukan sejumlah tantangan dalam pemanfaatan perangkat tersebut, terutama menyangkut keamanan aset sekolah dan ketersediaan jaringan internet.

Keamanan Aset dan Internet Jadi PerhatianErwin menyoroti pentingnya pengamanan fasilitas pendidikan seiring masuknya perangkat teknologi dengan nilai aset yang perlu dijaga. Keterbatasan sarana pengamanan gedung, termasuk teralis, menjadi salah satu kekhawatiran yang disampaikan pihak sekolah.

Menanggapi hal tersebut, Erwin meminta Disdikbud Parigi Moutong memprioritaskan penyediaan tenaga penjaga sekolah guna mengantisipasi risiko kehilangan dan kerusakan aset pendidikan.

Baca berita lainnya :  Bupati Erwin Burase Dorong Hilirisasi Pangan Lokal, Ajak Semua Pihak Perkuat Investasi dan Ketahanan Pangan

“Ini menjadi PR bagi Dinas Pendidikan untuk menyiapkan minimal satu orang tenaga penjaga di tiap sekolah, mengingat banyaknya aset dan inventaris bernilai tinggi yang harus dijaga,” tegasnya.

Selain keamanan, persoalan jaringan internet juga menjadi perhatian. Koneksi Wi-Fi yang belum memadai membuat sejumlah guru harus mengandalkan hotspot pribadi untuk mendukung penggunaan perangkat digital dalam pembelajaran.

Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong, kata Erwin, berupaya menyiapkan solusi untuk mengatasi kendala konektivitas tersebut, khususnya di sekolah-sekolah terpencil. Salah satu opsi yang akan didorong ialah penyediaan akses internet berbasis satelit.

Ketersediaan jaringan internet yang memadai dinilai penting agar pemanfaatan PID tidak hanya sebatas penyediaan perangkat, tetapi juga dapat menunjang pembelajaran digital secara berkelanjutan.

740 Satuan Pendidikan Terima Bantuan PID pada 2025Berdasarkan data yang disampaikan dalam rilis pemerintah daerah, sebanyak 740 satuan pendidikan di Kabupaten Parigi Moutong menerima bantuan Papan Interaktif Digital pada alokasi tahun 2025.

Baca berita lainnya :  Panen Raya Serentak Nasional, Polri Perkuat Sinergi Ketahanan Pangan di Parigi Moutong

Bantuan tersebut mencakup 425 Sekolah Dasar (SD), 115 Sekolah Menengah Pertama (SMP), dan 200 satuan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD).

Cakupan bantuan itu menunjukkan upaya perluasan pemanfaatan teknologi digital pada berbagai jenjang pendidikan di Parigi Moutong. Namun, efektivitas program juga bergantung pada kesiapan sekolah, kompetensi tenaga pendidik, ketersediaan jaringan internet, serta pengamanan dan pemeliharaan perangkat.

Erwin berharap pemanfaatan PID dapat meningkatkan motivasi belajar siswa sekaligus mendukung pemerataan mutu pendidikan hingga ke wilayah pelosok.

“Saya berharap program prioritas Bapak Presiden Prabowo ini memberikan manfaat nyata bagi peningkatan mutu pendidikan di Parimo. Kita ingin anak-anak kita tumbuh menjadi generasi yang unggul, berdaya saing, dan menjadi kebanggaan daerah,” pungkasnya.

Pemerintah daerah diharapkan terus melakukan evaluasi agar bantuan perangkat pembelajaran digital dapat digunakan secara optimal, termasuk memastikan solusi atas kendala keamanan dan jaringan internet dapat direalisasikan di sekolah-sekolah penerima bantuan.

Total Views: 12
Example 728x90
Editor: Dwi Bintang Dermawan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *