
Parimo, Updatesulawesi.id – Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong menggelar rapat evaluasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) sektor pajak dan retribusi tahun 2025 di Lantai II Kantor Bupati Parigi Moutong, Rabu (25/02).
Rapat tersebut dipimpin Wakil Bupati Parigi Moutong, Abdul Sahid, dan dihadiri jajaran pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) serta instansi teknis pengelola pajak dan retribusi daerah.
Dalam forum itu dipaparkan realisasi penerimaan PAD hingga 31 Desember 2025. Hasilnya menunjukkan capaian yang beragam di sejumlah perangkat daerah. Dinas Perindustrian dan Perdagangan mencatat realisasi 80,41 persen, Dinas Komunikasi dan Informatika 62,50 persen, Rumah Potong Hewan 72,72 persen, sementara Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan masih berada di angka 42,33 persen.
Selain itu, beberapa jenis retribusi tercatat melampaui target yang ditetapkan. Namun, masih terdapat sektor dengan capaian di bawah 50 persen yang dinilai perlu optimalisasi, baik dari sisi pengawasan, inovasi layanan, maupun pemutakhiran data potensi.
Wakil Bupati Abdul Sahid dalam arahannya menekankan pentingnya sinergi lintas OPD untuk memperkuat kinerja pengelolaan pendapatan daerah. Ia mendorong setiap perangkat daerah lebih kreatif dan responsif dalam menggali potensi PAD tanpa memberatkan masyarakat.
“Evaluasi ini menjadi bahan refleksi dan perbaikan bersama. Target harus dicapai, tetapi pelayanan kepada masyarakat tetap menjadi prioritas utama,” tegasnya.
Ia juga mengingatkan agar pengelolaan pajak dan retribusi dilakukan secara transparan, akuntabel, dan berbasis data, sehingga mampu mendorong peningkatan kemandirian fiskal daerah.
Melalui rapat evaluasi ini, Pemkab Parigi Moutong berharap strategi peningkatan PAD ke depan semakin terarah dan efektif, sekaligus memperkuat fondasi pembiayaan pembangunan daerah.








