
Toli-Toli,Updatesulawesi.id – Kontingen Pemadam Kebakaran Kabupaten Parigi Moutong berhasil mencuri perhatian pada peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) ke-76, HUT Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) ke-107, serta HUT Satuan Perlindungan Masyarakat (Satlinmas) ke-64 tingkat Provinsi Sulawesi Tengah dengan menorehkan prestasi membanggakan di ajang lomba keterampilan antar kabupaten dan kota.
Prestasi tersebut diraih langsung di hadapan Bupati Parigi Moutong, Erwin Burase, yang turut menghadiri upacara kesiapsiagaan yang dipusatkan di Taman Kota Muhammad Bantilan, Tolitoli, Kamis (04/06).
Pada ajang keterampilan yang mempertemukan personel terbaik dari berbagai daerah se-Sulawesi Tengah tersebut, kontingen Damkar Parigi Moutong berhasil meraih Juara III kategori Leader Teaching dan Juara IV kategori Survival.
Pencapaian ini menjadi bukti meningkatnya kapasitas serta kesiapan personel Damkar Parigi Moutong dalam menghadapi berbagai situasi darurat di lapangan.
Rangkaian peringatan HUT kali ini tidak hanya menjadi agenda seremonial tahunan, tetapi juga momentum memperkuat profesionalisme, sinergitas, serta kesiapsiagaan aparatur dalam menjaga ketenteraman masyarakat dan menghadapi berbagai kondisi darurat.
Berbagai perlombaan keterampilan digelar untuk menguji kemampuan teknis personel, mulai dari Leader Teaching, Hose Laying, hingga Survival, yang menuntut kecepatan, ketepatan, kerja sama tim, serta kemampuan mengambil keputusan dalam situasi tekanan tinggi.
Gubernur Sulawesi Tengah, Anwar Hafid, dalam sambutannya mengingatkan pentingnya perhatian pemerintah daerah terhadap keberlangsungan operasional serta kesejahteraan personel Satpol PP, Damkar, dan Satlinmas meskipun di tengah kebijakan efisiensi anggaran.
“Walaupun kita berada dalam suasana efisiensi, saya berharap biaya operasional dan hak-hak personel Satpol PP, Damkar, dan Satlinmas tetap diperhatikan dan tidak dikurangi,” tegas Anwar.
Ia menegaskan bahwa ketiga satuan tersebut memiliki peran vital dalam menjaga ketenteraman masyarakat, melakukan penanganan situasi darurat, hingga menjadi garda terdepan dalam deteksi dini berbagai potensi gangguan keamanan dan ketertiban.
Bagi Kabupaten Parigi Moutong, capaian yang diraih kontingen Damkar bukan sekadar soal trofi dan peringkat, tetapi menjadi representasi dari peningkatan kualitas sumber daya manusia serta komitmen pemerintah daerah dalam memperkuat pelayanan publik berbasis kesiapsiagaan.
Melalui momentum tersebut, diharapkan semangat pengabdian, profesionalisme, serta kolaborasi antarinstansi semakin kuat guna mewujudkan pelayanan masyarakat yang cepat, responsif, dan berkualitas.
















