
Parimo,Updatesulawesi.id – Dukungan terhadap rencana pembentukan Asosiasi Petani Durian Premium di Kabupaten Parigi Moutong terus bermunculan. Kali ini, dukungan datang dari Ketua DPC Gerindra Kabupaten Parigi Moutong, Faisan Lelo Badja, yang juga dikenal sebagai petani durian aktif.
Faisan menyatakan dukungan penuh terhadap gagasan pembentukan asosiasi yang diinisiasi oleh maestro petani durian daerah, Ketut Kari. Menurutnya, keberadaan organisasi tersebut menjadi langkah strategis untuk memperkuat posisi petani di tengah meningkatnya permintaan pasar terhadap durian premium.
“Gagasan pembentukan Asosiasi Petani Durian Premium ini sangat baik dan perlu didukung bersama. Ini menjadi langkah positif untuk menyatukan petani dalam satu wadah yang memiliki visi serta tujuan yang sama,” ujar Faisan, Senin (1/06).
Menurutnya, Parigi Moutong memiliki potensi besar sebagai daerah penghasil durian unggulan. Namun, potensi tersebut dinilai masih membutuhkan penguatan kelembagaan agar pengembangan sektor durian dapat berjalan lebih terarah, profesional, dan berkelanjutan.
Ia menilai, asosiasi nantinya dapat menjadi jembatan komunikasi yang menghubungkan petani dengan pemerintah, pelaku usaha, hingga investor yang memiliki perhatian terhadap pengembangan komoditas durian.
“Kalau petani bersatu, mereka akan lebih mudah bertukar informasi, meningkatkan kualitas budidaya, hingga memperluas akses pasar. Ini bisa menjadi kekuatan baru bagi petani durian Parigi Moutong,” katanya.
Faisan juga menilai sosok Ketut Kari memiliki pengalaman panjang dalam dunia budidaya durian dan telah menjadi inspirasi bagi banyak petani lokal. Karena itu, ia optimistis gagasan tersebut lahir dari keinginan kuat untuk mendorong kemajuan petani.
Lebih jauh, Faisan berharap asosiasi yang dibentuk nantinya tidak hanya menjadi organisasi formal, tetapi mampu melahirkan program-program nyata yang memberikan manfaat langsung kepada petani.
“Petani membutuhkan wadah yang benar-benar bisa memperjuangkan kepentingan mereka. Saya berharap asosiasi ini nantinya menjadi rumah besar bagi seluruh petani durian premium di Parigi Moutong,” ungkapnya.
Ia menambahkan, tren permintaan pasar terhadap durian premium yang terus meningkat harus dimanfaatkan sebagai peluang ekonomi bagi petani lokal. Untuk itu, dibutuhkan sinergi dan kolaborasi yang kuat agar produk durian asal Parigi Moutong mampu bersaing di pasar yang lebih luas.
Selain itu, keberadaan asosiasi juga diyakini dapat mendorong terciptanya standar kualitas yang lebih baik dan seragam sehingga meningkatkan kepercayaan pasar terhadap durian premium daerah.
“Jika kualitas produk terjaga dan pemasaran berjalan baik, maka nilai ekonomi yang diterima petani tentu akan meningkat. Ini yang harus diperjuangkan bersama,” tegas Faisan.
Di akhir pernyataannya, Faisan mengajak seluruh petani, pelaku usaha, serta pihak terkait untuk bersama-sama mendukung pembentukan Asosiasi Petani Durian Premium demi memperkuat masa depan sektor perkebunan durian di Parigi Moutong.
“Semoga asosiasi ini segera terwujud dan menjadi motor penggerak kemajuan petani durian premium di Parigi Moutong,” tutupnya.
















