Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
Lingkungan HidupPeristiwa

Tragedi Kampal: Satu Meninggal Dunia, Dua Luka, Rumah Hancur Tertimpa Pohon

×

Tragedi Kampal: Satu Meninggal Dunia, Dua Luka, Rumah Hancur Tertimpa Pohon

Sebarkan artikel ini
Pohon yang sudah lama berdiri di tepi jalan itu roboh secara mendadak, menimpa pengguna jalan yang tengah melintas. (Foto: )

Parimo, Updatesulawesi.id – Peristiwa tragis terjadi di Jalan Lorong Cinta, Kelurahan Kampal, Kecamatan Parigi, saat sebuah pohon trembesi berukuran besar tiba-tiba tumbang dan menelan korban jiwa, Sabtu (11/04).

Pohon yang sudah lama berdiri di tepi jalan itu roboh secara mendadak, menimpa pengguna jalan yang tengah melintas. Selain menyebabkan korban jiwa, batang pohon juga menghantam sebuah rumah warga hingga mengalami kerusakan cukup serius.

Korban meninggal dunia diketahui bernama Ehzan (4), warga Boyantongo Pantai. Bocah tersebut mengalami luka berat di bagian kepala setelah tertimpa pohon. Sementara itu, dua korban lainnya mengalami luka-luka dan kini menjalani perawatan intensif di RSUD Anuntaloko.

Baca berita lainnya :  Agenda Negara Bubar di Menit Akhir, Kunjungan Menteri Transmigrasi ke Parigi Moutong Gagal Terlaksana

Kedua korban luka yakni Julita (41) dan Safa (16), sama-sama mengalami cedera di bagian wajah akibat insiden tersebut.

Pemilik rumah yang terdampak, Niluh, mengungkapkan bahwa dirinya sudah lama merasa was-was dengan kondisi pohon tersebut. Ia bahkan mengaku telah berulang kali melaporkan potensi bahaya itu kepada pihak terkait.

“Pohon itu sudah lama miring, akarnya juga terlihat tidak kuat. Saya sudah beberapa kali melapor karena posisinya tepat di depan rumah,” ujarnya.

Baca berita lainnya :  “Kapal Kosong Enam” Tenggelam, Evakuasi Cepat Selamatkan Semua ABK

Namun, laporan tersebut disebut belum ditindaklanjuti secara cepat, hingga akhirnya pohon tersebut benar-benar tumbang dan menimbulkan korban.

“Saya sangat terpukul. Bukan hanya rumah saya yang rusak, tapi juga ada korban jiwa. Ini sebenarnya sudah bisa diantisipasi,” tambahnya.

Warga sekitar mengaku kaget saat mendengar suara keras ketika pohon tumbang. Sejumlah warga langsung bergegas memberikan pertolongan kepada korban sebelum petugas tiba di lokasi.

Tak lama berselang, tim dari BPBD Kabupaten Parigi Moutong bersama aparat TNI dan Polri turun langsung melakukan evakuasi. Proses penanganan berlangsung cukup sulit karena ukuran batang pohon yang besar, sehingga petugas harus menggunakan alat pemotong untuk menyingkirkan material yang menutup akses jalan.

Baca berita lainnya :  Bupati Parimo Tinjau Karhutla, Pemadaman Diperkuat dan Kerugian Warga Didata

Peristiwa ini memicu sorotan warga terhadap lambannya penanganan laporan terkait potensi bahaya lingkungan. Masyarakat mendesak pemerintah daerah untuk segera melakukan pendataan dan penanganan terhadap pohon-pohon rawan tumbang, guna mencegah kejadian serupa terulang.

Insiden ini menjadi pengingat bahwa kewaspadaan dan respons cepat terhadap laporan warga bukan sekadar formalitas, melainkan kebutuhan mendesak demi keselamatan bersama.

Total Views: 48
Example 728x90

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *