Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
Lingkungan Hidup

Normalisasi Saluran Air di Bantaya, Upaya Cegah Banjir dan Edukasi Masyarakat

×

Normalisasi Saluran Air di Bantaya, Upaya Cegah Banjir dan Edukasi Masyarakat

Sebarkan artikel ini
Kegiatan pembersihan dan normalisasi saluran air di Kelurahan Bantaya. (Foto: BPBD Parigi Moutong)

Parimo, Updatesulawesi.id – Upaya penanganan sekaligus pencegahan banjir terus digencarkan melalui kegiatan pembersihan dan normalisasi saluran air di Kelurahan Bantaya, Kecamatan Parigi, Rabu (15/04).

Kegiatan ini difokuskan pada perbaikan fungsi drainase dan aliran sungai yang selama ini mengalami penyempitan dan penyumbatan.

Lokasi pekerjaan dibagi menjadi lima segmen, mencakup saluran air dari kawasan Jalan Trans—tepatnya di depan salah satu rumah makan—hingga ke muara.

Baca berita lainnya :  Wabup Abdul Sahid: Jangan Berhenti di Seremonial, Rawat Pohon Hingga Tumbuh

Normalisasi dilakukan dengan membersihkan sampah, sedimen, serta material lain yang menghambat aliran air. Langkah ini dinilai penting untuk memastikan air dapat mengalir lancar, sehingga mampu mengurangi risiko genangan maupun banjir, terutama saat intensitas hujan meningkat.

Pelaksanaan kegiatan melibatkan lintas instansi, di antaranya BPBD, Dinas PUPRP, Dinas Perkim, Satpol PP dan Damkar, Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Pemerintah Kelurahan Bantaya, serta Forum Pengurangan Risiko Bencana (FPRB).

Baca berita lainnya :  Kolaborasi Besar, BPBD Parigi Moutong dan Mitra Tanam Ribuan Pohon

Seluruh rangkaian kegiatan dikoordinasikan oleh BPBD sebagai leading sector penanggulangan bencana di daerah.

Kolaborasi antarinstansi ini menjadi bagian dari strategi mitigasi berbasis terpadu, yang tidak hanya berfokus pada penanganan teknis, tetapi juga memperkuat kesiapsiagaan wilayah rawan banjir seperti Kelurahan Bantaya.

Selain itu, kegiatan ini juga menjadi sarana edukasi bagi masyarakat tentang pentingnya menjaga kebersihan lingkungan.

Baca berita lainnya :  Talang Jumbo Bikin Hukum Mager? Kasus PETI Ongka Tersendat Gara-Gara Besi

BPBD mengimbau warga untuk tidak membuang sampah ke saluran air, karena penyumbatan akibat sampah menjadi salah satu penyebab utama terjadinya banjir.

Dengan keterlibatan aktif pemerintah dan masyarakat, diharapkan upaya pencegahan banjir dapat berjalan lebih efektif serta menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, dan aman dari risiko bencana.

Total Views: 36
Example 728x90

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *