
Parimo, Updatesulawesi.id – Upaya penanganan sekaligus pencegahan banjir terus digencarkan melalui kegiatan pembersihan dan normalisasi saluran air di Kelurahan Bantaya, Kecamatan Parigi, Rabu (15/04).
Kegiatan ini difokuskan pada perbaikan fungsi drainase dan aliran sungai yang selama ini mengalami penyempitan dan penyumbatan.
Lokasi pekerjaan dibagi menjadi lima segmen, mencakup saluran air dari kawasan Jalan Trans—tepatnya di depan salah satu rumah makan—hingga ke muara.
Normalisasi dilakukan dengan membersihkan sampah, sedimen, serta material lain yang menghambat aliran air. Langkah ini dinilai penting untuk memastikan air dapat mengalir lancar, sehingga mampu mengurangi risiko genangan maupun banjir, terutama saat intensitas hujan meningkat.
Pelaksanaan kegiatan melibatkan lintas instansi, di antaranya BPBD, Dinas PUPRP, Dinas Perkim, Satpol PP dan Damkar, Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Pemerintah Kelurahan Bantaya, serta Forum Pengurangan Risiko Bencana (FPRB).
Seluruh rangkaian kegiatan dikoordinasikan oleh BPBD sebagai leading sector penanggulangan bencana di daerah.
Kolaborasi antarinstansi ini menjadi bagian dari strategi mitigasi berbasis terpadu, yang tidak hanya berfokus pada penanganan teknis, tetapi juga memperkuat kesiapsiagaan wilayah rawan banjir seperti Kelurahan Bantaya.
Selain itu, kegiatan ini juga menjadi sarana edukasi bagi masyarakat tentang pentingnya menjaga kebersihan lingkungan.
BPBD mengimbau warga untuk tidak membuang sampah ke saluran air, karena penyumbatan akibat sampah menjadi salah satu penyebab utama terjadinya banjir.
Dengan keterlibatan aktif pemerintah dan masyarakat, diharapkan upaya pencegahan banjir dapat berjalan lebih efektif serta menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, dan aman dari risiko bencana.
















