
Parimo,Updatesulawesi.id – Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong terus mendorong pemerataan kualitas pendidikan dengan menghapus stigma sekolah favorit dan tidak favorit. Hal tersebut ditegaskan dalam kegiatan Peningkatan Kompetensi Literasi Digital Kepala Sekolah dan Guru SD Tahun 2026 yang digelar di Aula Disdikbud, Senin (27/04).
Dalam sambutannya Kepala Bidang GTK, Farit Ali Buraera menyampaikan bahwa paradigma pendidikan harus berubah. Seluruh sekolah di Parigi Moutong harus memiliki kualitas yang setara, tanpa adanya label yang membedakan.
“Ketika ada label sekolah favorit, maka akan terbentuk mindset di masyarakat. Padahal sekolah yang dekat dari rumah pun memiliki potensi yang sama jika dikelola dengan baik,” ujarnya.
Ia menilai, penilaian terhadap sekolah selama ini seringkali tidak berdasarkan data yang valid. Oleh karena itu, pemerintah daerah mulai menggunakan rapor pendidikan sebagai dasar pemetaan mutu sekolah.
Melalui pendekatan tersebut, sekolah dengan capaian literasi dan numerasi yang baik akan dijadikan sebagai rujukan untuk membimbing sekolah lain melalui program “sister school”.
“Kita ingin tahu kenapa ada sekolah yang rendah. Apakah karena pelaporan yang tidak maksimal atau memang ada kendala lain. Dari situ kita lakukan intervensi yang tepat,” jelasnya.
Menurutnya, peningkatan mutu pendidikan tidak hanya dilihat dari proses, tetapi juga dari output yang dihasilkan peserta didik. Hal ini menjadi indikator penting dalam menilai keberhasilan sebuah sekolah.
Farit juga menegaskan bahwa keberhasilan program ini sangat bergantung pada komitmen kepala sekolah dan guru sebagai ujung tombak pendidikan.
“Kepala sekolah dan guru adalah aktor utama. Tanpa peran aktif mereka, kualitas pendidikan tidak akan bisa meningkat,” tegasnya.
Program ini akan dilaksanakan secara berjenjang dan berkelanjutan, dengan evaluasi rutin untuk memastikan capaian yang diharapkan. Sekolah yang berhasil dalam program ini akan menjadi contoh bagi pengembangan program di tahun berikutnya.
“Jika program ini tidak berjalan sesuai target, maka akan menjadi bahan evaluasi bagi semua pihak, termasuk kami di Dinas Pendidikan,” tambahnya.
Dengan adanya kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong berharap tercipta pemerataan mutu pendidikan di seluruh wilayah, sehingga setiap anak memiliki kesempatan yang sama untuk mendapatkan pendidikan berkualitas.
















