
Makassar, Updatesulawesi.id – Kota Makassar dipenuhi semangat kebersamaan saat ribuan kader Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) dari seluruh Indonesia berkumpul dalam puncak peringatan Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke-54 Tahun 2026 di Hotel Claro Makassar, Sabtu (11/7/2026).
Mengusung tema “Kuatkan 10 Program Pokok PKK, Laksanakan Asta Cita, Wujudkan Indonesia Emas 2045”, peringatan HKG tahun ini bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan menjadi momentum mempertegas peran strategis PKK sebagai mitra pemerintah dalam memperkuat ketahanan keluarga sekaligus mendukung pelaksanaan program prioritas nasional.
Kabupaten Parigi Moutong turut ambil bagian dalam kegiatan nasional tersebut. Rombongan TP PKK Kabupaten Parigi Moutong dipimpin langsung Ketua TP PKK Hj. Hestiwati Nanga, didampingi Wakil Ketua Hj. Marwah Mahdang, sebagai bentuk komitmen daerah dalam mendukung gerakan pemberdayaan keluarga yang berkelanjutan.
Dalam laporannya, Ketua Umum TP PKK Pusat, Tri Tito Karnavian, mengungkapkan besarnya kekuatan organisasi PKK yang kini memiliki 6.364.671 kader yang tersebar di 38 provinsi, 514 kabupaten/kota, dan 83.762 desa/kelurahan berdasarkan data Profil Desa dan Kelurahan (Prodeskel) Kementerian Dalam Negeri Tahun 2026.
Menurutnya, jaringan kader PKK yang menjangkau hingga tingkat keluarga merupakan modal sosial yang sangat besar dalam mempercepat pelaksanaan berbagai program prioritas pemerintah, mulai dari penguatan karakter keluarga, ketahanan pangan, peningkatan ekonomi rumah tangga, hingga pelayanan kesehatan masyarakat.
“Keberadaan dan jejaring kader yang sedemikian besar merupakan potensi kekuatan sosial yang dapat mempercepat pelaksanaan program prioritas nasional melalui penguatan karakter, ketahanan ekonomi, ketahanan pangan, hingga ketahanan kesehatan,” ujar Tri Tito Karnavian.
Ia juga mengungkapkan bahwa kiprah PKK kini mendapat pengakuan di tingkat internasional. Tahun ini, TP PKK Indonesia tampil sebagai pembicara dalam Commission on the Status of Women (CSW70) di Markas Besar Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), New York, Amerika Serikat, dengan mengangkat tema “Keadilan untuk Perempuan dan Anak Dimulai dari Ketahanan Keluarga”.
Rangkaian peringatan HKG ke-54 berlangsung meriah sejak pagi hari melalui kegiatan jalan sehat bertajuk “Anti Mager” yang diikuti ribuan peserta. Kegiatan tersebut menjadi simbol ajakan untuk menerapkan pola hidup sehat dan aktif di tengah masyarakat.
Tak hanya itu, perayaan HKG juga mencatat prestasi nasional melalui pemecahan Rekor Museum Rekor Indonesia (MURI) atas aksi minum Multiple Micronutrient Supplement (MMS) secara serentak oleh 54.000 ibu hamil di 24 kabupaten dan kota se-Sulawesi Selatan sebagai upaya mendukung peningkatan kesehatan ibu dan anak.
Pelindung TP PKK, Selvi Ananda Gibran Rakabuming, yang hadir langsung dalam kegiatan tersebut, memberikan apresiasi kepada seluruh kader PKK yang selama ini menjadi garda terdepan dalam mendampingi masyarakat.
“Kita bisa membawa Indonesia Emas Tahun 2045 melalui program-program PKK, karena 10 Program Pokok PKK ini sangat luar biasa. Terima kasih atas kerja keras kader-kader PKK yang tidak pernah berhenti mengabdi untuk masyarakat,” ujar Selvi Ananda.
Sebagai bentuk penguatan sinergi lintas sektor, pada puncak acara juga dilakukan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara TP PKK dengan sembilan kementerian serta lembaga pemerintah dan organisasi profesi, di antaranya Kementerian Kesehatan, Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), PERADI SAI, dan PERDAMI.
Tri Tito Karnavian juga mengingatkan pentingnya dukungan pemerintah daerah terhadap program PKK melalui penguatan alokasi anggaran dalam APBD agar seluruh program pemberdayaan keluarga dapat terintegrasi dalam dokumen perencanaan pembangunan daerah sesuai ketentuan Keputusan Menteri Dalam Negeri Nomor 900.1-861 Tahun 2026.
Puncak peringatan HKG ke-54 yang dihadiri sekitar 2.500 peserta di dalam ruangan serta ribuan kader lainnya di berbagai lokasi di Kota Makassar ditutup dengan pemberian penghargaan tertinggi Adhi Bhakti Utama berupa PIN Emas kepada kader-kader PKK yang telah mengabdikan diri selama lebih dari 25 tahun.
Semangat yang dibawa dari Makassar menjadi bekal bagi seluruh kader PKK untuk kembali ke daerah masing-masing dengan tekad memperkuat ketahanan keluarga, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, mendukung pelaksanaan Asta Cita, serta berkontribusi mewujudkan cita-cita besar Indonesia Emas 2045.
















