
Parimo, Updatesulawesi.id – Dinas Kesehatan Kabupaten Parigi Moutong terus berupaya meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan masyarakat melalui evaluasi menyeluruh terhadap pelaksanaan Program Cek Kesehatan Gratis (CKG) di seluruh puskesmas. Upaya tersebut diwujudkan melalui Pertemuan Evaluasi Pelaksanaan dan Capaian CKG yang digelar pada 8–9 Juni 2026 di Parigi dan diikuti oleh seluruh kepala puskesmas serta pengelola program se-Kabupaten Parigi Moutong.
Kegiatan ini menjadi forum strategis untuk mengukur efektivitas pelaksanaan program sekaligus memastikan layanan pemeriksaan kesehatan gratis yang menjadi salah satu program prioritas pemerintah dapat menjangkau masyarakat secara optimal.
Dalam pertemuan tersebut, setiap puskesmas memaparkan capaian pelaksanaan program di wilayah kerjanya masing-masing, mulai dari jumlah masyarakat yang telah menerima layanan pemeriksaan kesehatan, strategi yang diterapkan untuk meningkatkan partisipasi warga, hingga berbagai tantangan yang masih dihadapi di lapangan.
Program Cek Kesehatan Gratis merupakan salah satu instrumen penting dalam memperkuat layanan kesehatan primer. Melalui program ini, masyarakat dapat melakukan pemeriksaan kesehatan secara berkala untuk mengetahui kondisi kesehatannya sejak dini, sekaligus mendeteksi berbagai faktor risiko penyakit sebelum berkembang menjadi masalah kesehatan yang lebih serius.
Dinas Kesehatan Kabupaten Parigi Moutong menilai bahwa deteksi dini merupakan kunci utama dalam upaya pencegahan penyakit. Dengan mengetahui kondisi kesehatan lebih awal, masyarakat dapat segera memperoleh penanganan yang tepat sehingga risiko komplikasi maupun beban pembiayaan kesehatan dapat ditekan.
Selain membahas capaian program, forum evaluasi juga mengidentifikasi sejumlah tantangan yang masih perlu mendapat perhatian, di antaranya tingkat partisipasi masyarakat yang belum merata, keterbatasan sumber daya pendukung pelayanan, serta hambatan geografis di beberapa wilayah yang memengaruhi akses masyarakat terhadap layanan kesehatan.
Berbagai kendala tersebut menjadi bahan diskusi bersama untuk merumuskan langkah-langkah perbaikan yang lebih efektif dan berkelanjutan.
“Evaluasi ini penting untuk memastikan setiap program berjalan sesuai target dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Kami ingin mengetahui apa yang sudah berjalan baik dan apa yang masih perlu diperbaiki agar pelayanan kesehatan semakin optimal,” ungkap salah satu perwakilan penyelenggara kegiatan.
Pertemuan ini juga menjadi wadah berbagi pengalaman dan praktik terbaik antar-puskesmas. Berbagai inovasi pelayanan yang berhasil meningkatkan cakupan pemeriksaan kesehatan di sejumlah wilayah dipaparkan dan didiskusikan agar dapat diadaptasi oleh puskesmas lainnya.
Menurut Dinas Kesehatan, keberhasilan Program Cek Kesehatan Gratis tidak hanya diukur dari jumlah masyarakat yang diperiksa, tetapi juga dari meningkatnya kesadaran masyarakat untuk melakukan pemeriksaan kesehatan secara rutin sebagai bagian dari pola hidup sehat.
Melalui kegiatan evaluasi ini, koordinasi dan komunikasi antara Dinas Kesehatan dan seluruh puskesmas sebagai ujung tombak pelayanan kesehatan masyarakat juga semakin diperkuat. Sinergi tersebut dinilai penting untuk memastikan setiap kebijakan dan program kesehatan dapat dilaksanakan secara efektif hingga ke tingkat desa.
Dinas Kesehatan Kabupaten Parigi Moutong berharap Program Cek Kesehatan Gratis dapat terus diperluas jangkauannya sehingga semakin banyak masyarakat yang memperoleh manfaat layanan kesehatan preventif dan promotif.
Pemerintah daerah pun berkomitmen menjadikan peningkatan akses layanan kesehatan sebagai salah satu prioritas pembangunan daerah guna mewujudkan masyarakat Parigi Moutong yang lebih sehat, produktif, dan memiliki kualitas hidup yang lebih baik.
Melalui evaluasi yang berkelanjutan serta kolaborasi yang kuat antara seluruh pemangku kepentingan, Program Cek Kesehatan Gratis diharapkan semakin efektif dalam mendukung upaya pencegahan penyakit, meningkatkan derajat kesehatan masyarakat, serta memperkuat sistem pelayanan kesehatan di Kabupaten Parigi Moutong.
















