Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
Pmerintah Daerah

adiri Konferensi Nasional Kusta 2026, Bupati Parigi Moutong Perkuat Komitmen Eliminasi Kusta

×

adiri Konferensi Nasional Kusta 2026, Bupati Parigi Moutong Perkuat Komitmen Eliminasi Kusta

Sebarkan artikel ini
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Parigi Moutong menghadiri puncak Konferensi Nasional Kusta 2026 di Puri Agung Convention Hall, Hotel Grand Sahid Jaya, Jakarta Pusat. (Foto: Diskominfo Parimo)

Jakarta, Updatesulawesi.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Parigi Moutong menegaskan komitmennya untuk mendukung percepatan eliminasi penyakit kusta di Indonesia. Komitmen tersebut disampaikan langsung oleh Bupati Parigi Moutong, H. Erwin Burase, saat menghadiri puncak Konferensi Nasional Kusta 2026 di Puri Agung Convention Hall, Hotel Grand Sahid Jaya, Jakarta Pusat, Jumat (10/7/2026).

Dalam agenda nasional tersebut, Bupati Erwin Burase didampingi Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Parigi Moutong, Darlin.

Konferensi yang diselenggarakan Direktorat Jenderal Penanggulangan Penyakit Kementerian Kesehatan RI mengusung tema “Percepatan Eliminasi Kusta: Komitmen Indonesia, Kolaborasi Global.” Kegiatan ini menjadi forum strategis untuk memperkuat sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, organisasi internasional, serta berbagai pemangku kepentingan dalam upaya mewujudkan Indonesia bebas kusta.

Baca berita lainnya :  Gema Takbir Warnai Malam Iduladha, Bupati Parigi Moutong Lepas Pawai Takbiran 1447 H

Konferensi dihadiri sejumlah menteri Kabinet Merah Putih, para gubernur, wakil gubernur, bupati, wali kota, hingga perwakilan organisasi kesehatan dunia.

Dalam arahannya, Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian meminta seluruh kepala daerah menjadikan penanganan kusta sebagai salah satu prioritas pembangunan kesehatan. Menurutnya, keberhasilan eliminasi kusta berkaitan langsung dengan peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) dan memerlukan komitmen pemerintah daerah, mulai dari deteksi dini, pengobatan yang berkelanjutan, hingga penghapusan stigma terhadap penyandang kusta.

Senada dengan itu, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin bersama Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Pratikno mengajak seluruh elemen masyarakat menghentikan stigma negatif terhadap penderita kusta. Keduanya menegaskan bahwa kusta bukan penyakit kutukan, melainkan penyakit yang dapat disembuhkan secara tuntas apabila ditangani sejak dini.

Baca berita lainnya :  Peringati Hari Lansia, Wabup Parigi Moutong Dorong Gaya Hidup Sehat dan Beri Motivasi kepada Paskibraka

Konferensi tersebut juga mendapat perhatian dunia dengan kehadiran Regional Director WHO Western Pacific Region (WPRO), Dr. Saia Ma’u Piukala, serta WHO Goodwill Ambassador for Leprosy Elimination, Yohei Sasakawa, yang menyatakan dukungannya terhadap percepatan eliminasi kusta di Indonesia melalui kolaborasi lintas sektor.

Menindaklanjuti arahan pemerintah pusat, Bupati Erwin Burase menegaskan kesiapan Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong untuk memperkuat berbagai upaya pencegahan dan penanganan kusta di daerah.

“Kami di Parigi Moutong berkomitmen penuh mendukung percepatan eliminasi kusta. Kami akan memperkuat peran Dinas Kesehatan dan seluruh puskesmas dalam melakukan deteksi dini, memastikan ketersediaan obat, serta mengintensifkan edukasi kepada masyarakat agar tidak ada lagi stigma maupun diskriminasi terhadap penyandang kusta,” kata Erwin Burase.

Baca berita lainnya :  Kasus Kekerasan Anak Masih Tinggi, DP3AP2KB Parigi Moutong Gencarkan Sosialisasi Pencegahan di Lima Kecamatan

Ia menambahkan, keberhasilan eliminasi kusta tidak hanya bergantung pada layanan kesehatan, tetapi juga membutuhkan dukungan seluruh elemen masyarakat untuk menciptakan lingkungan yang inklusif bagi para penyintas.

Menurut Erwin, edukasi yang berkelanjutan menjadi kunci untuk meningkatkan kesadaran masyarakat bahwa kusta dapat disembuhkan sehingga penderita tidak perlu dikucilkan.

Melalui partisipasi dalam Konferensi Nasional Kusta 2026, Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong berharap berbagai kebijakan, inovasi, dan kolaborasi yang dibangun di tingkat nasional maupun internasional dapat diimplementasikan hingga ke tingkat desa. Langkah tersebut diharapkan mampu mempercepat terwujudnya masyarakat Parigi Moutong yang lebih sehat, bebas stigma, dan mendukung target Indonesia menuju eliminasi kusta.

Total Views: 6
Example 728x90

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *